Agar Semakin Paham Kandungan Budaya, Tambah Jam Pelajaran Bahasa Jawa

YOGYA, KRJOGJA.com – DPRD DIY mengusulkan adanya penambahan jam pelajaran Bahasa Jawa. Dalam satu pekan disusul ada minimal empat jam pelajaran Bahasa Jawa.

Hal tersebut diungkapkan anggota panitia khusus (pansus) Bahan Acara Nomor 11 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa DPRD DIY Atmaji, Rabu (26/8/2020). Menurutnya, dua jam pelajaran dalam setiap pekan belum cukup menjadikan siswa di setiap tingkatan menguasai dan memahami kandungan yang ada pelajaran Bahasa Jawa. Untuk itu diusulkan setiap pekan ada empat jam pelajaran Bahasa Jawa.

“Kalau ingin generasi muda kita menguasai dan memahami kandungan tentang budaya Jawa, maka jam-nya harus ditambah. Jangan hanya dua jam, minimal empat jam, kalau perlu lebih,” ujarnya.

Menurut Atmaji, budaya Jawa syarat dengan makna dan filosofi. Baik pada pemakaian bahasa sehari-hari, penggunaan aksara dalam berkomunikasi hingga pada aktualisasi dan ekspresi kehidupan didasari dengan landasan budaya dan filosofi yang sangat kental.

“Jadi unggah-ungguh, tata krama dan tepa selira dalam perilaku orang Jawa itu merupakan cerminan dari budaya yang ada. Dan ini yang membedakan dengan yang lain,” ungkapnya.

Dijelaskan Atmaji, menurunnya tata krama pada generasi muda ini karena pemahaman budaya yang berkurang. Bahkan, kecenderungannya tidak sedikit generasi muda yang lebih bangga dengan budaya bangsa lain dibandingkan dengan budaya sendiri.

“Latar belakang inilah yang membuat DPRD DIY mengusulkan Raperda tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa,” ungkapnya.

Ketua Pansus BA Nomor 11 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Bahasa, Sastra dan Aksara Jawa DPRD DIY Syukron Arif Muttaqin menambahkan, akan bekerja cepat untuk menuntaskan pembahasan raperda ini. Selain karena inisiatif dewan, keberadaan raperda ini sudah sangat mendesak dan harus segera direalisasikan.

“Pembahasan tentang raperda ini sudah dilakukan dua tahun terakhir. Dari mulai DPRD periode lalu. Untuk itu, kami akan berupaya untuk segera menyelesaikan pembahasannya dan segera bisa diaplikasikan di masyarakat dan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya. (Awh/Bro)

BERITA REKOMENDASI