Amin Purnama Bertekad Mewujudkan Birokrasi Berbasis Digital

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Calon Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Amin Purnama komitmen menghadirkan birokrasi yang berbasis digital agar lebih melayani masyarakat. Program ini akan diwujudkan dengan peraturan daerah yang akan merevisi atau mengatur ulang konsep birokrasi dan perizinan. Perda yang akan digagasnya meliputi dua hal, yakni perizinan dan pelayanan masyarakat.

“Saya diskusi dengan banyak pakar pemerintahan daerah, bahwa semua perizinan yang sifatnya kewenangan Pemda, dapat dirombak dengan konsep birokrasi yang melayani. Nantinya, program ini akan berbasis digital,” kata Amin disela kunjungannya di Dusun Seyegan Kalurahan Margokaton Kepanewon Seyegan, Rabu (28/10/2020).

Amin Purnama yang pernah menjadi Anggota DPRD Kabupaten Sleman mengaku optimis, bila nanti ia bersama Cabup Sri Muslimatun terpilih maka gagasannya akan diterima oleh seluruh anggota DPRD. “Kalau untuk kepentingan masyarakat, saya yakin program ini akan didukung DPRD,” ujarnya.

Saat ini Kabupaten Sleman baru memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berdiri sejak bulan mei 2019. Namun, keberadaan MPP belum maksimal karena hanya bertumpu pada satu tempat, yakni di Gedung Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Izin Terpadu. Menurut Amin, program birokrasi yang melayani akan merevitalisasi MPP dengan cara memperbanyak di berbagai tempat.

“Program birokrasi yang melayani akan merevitalisasi MPP. Nantinya perizinan yang sifatnya harus tatap muka bisa datang di banyak tempat. Namun yang sifatnya administrasi, cukup via online. Seluruh dokumen tinggal diunggah tanpa perlu datang,” ujar mantan pengacara publik di kantor LBH DIY ini.

Program ini terinspirasi dari pelayanan di DKI Jakarta. Nantinya ia akan menyempurnakan dengan cara pengaturan jangka waktu. “Harus ada jangka waktunya. Jangan sampai birokrasi yang melayani bisa diterapkan tapi berjalan lama. Ini kan tidak praktis. Nah, semua program ini akan diatur di dalam Perda,” pungkasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI