Anak Muda Jogja Ciptakan Permainan Kartu Baru

YOGYA, KRJOGJA.com – Saat ini, media belajar Bahasa Inggris semakin beragam dan menarik seiring perkembangan teknologi. Mesin pencari online mungkin jadi salah satu opsi termudah meski kemudian dirasa tak begitu baik dari segi edukasi.

Di Yogyakarta, seorang anak muda bernama Danang Riyadi lantas menginisiasi sebuah permainan kartu yang sekaligus membuat pemainnya mempelajari Bahasa Inggris. Adalah Vocabulary Card atau disingkat Vocard, kartu yang sengaja diciptakan untuk sarana belajar siapa saja yang memainkannya.

Kepada KRjogja.com Minggu (10/12/2017) Danang menceritakan Vocard buatannya berisi beragam kosakata dalam Bahasa Inggris. Tak hanya menghafal saja, namun kartu tersebut harus dimainkan layaknya kartu remi atau Uno yang membuatnya memiliki unsur interaksi dan edukasi.

“Saya sengaja membuat inj agar siapa saj bisa belajar Bahasa Inggris di mana pun berada. Misalnya saja sedamg di kafe atau warung kopi bersama teman-teman, selain mengobrol bisa bermain Vocard, jadi seperti main kartu remi ada interaksinya,” ungkap Danang.

Vocard menurut pemuda 25 tahun tersebut memiliki dua versi, yakni melalui aplikasi telpon pintar Android dan kartu fisik. “Aplikasi di Android bisa diunduh untuk berlatih dan memperkaya kosakata Bahasa Inggris, sedangkan versi kartu ditujukan sebagai ruang tatap muka, seperti arena pertandingan dan kompetisi langsung ibaratnya,” imbuhnya.

Aplikasi Vocard ternyata juga berbeda dengan Google translate yang seolah mempermudah manusia dengan sedikit usaha. “Pertanyaannya sengaja dibuat tidak langsung menanyakan Bahasa Inggris dari sebuah kata supaya pengguna juga berpikir lebih dulu dalam menjawab. Misalnya lawan kata buruk, jadi tidak langsung ditanyakan apa arti kata baik,” ungkapnya lagi.

Danang sendiri mengadopsi kurikulum SMP dan SMA dalam proses pembuatan Vocard. Tak heran bila kemudian disesuaikan dengan target kosakata Bahasa Inggris untuk siswa SMP sekitar 500 kata dan siswa SMA 1000 kata.

Begini Cara Memainkan Vocard

Permainan kartu Vocard ternyata cukup menarik dan mudah yakni menggabungkan permainan minuman pada kartu remi dan Uno. Vocard terbagi dalam beberapa seri dan setiap seri terdiri dari 75 lembar.

Pertama, basic card yang mencantumkan angka di sisi kanan bawah kartu, meliputi verb atau kata kerja, adjective atau kata sifat, dan kata benda atau noun. Kedua, special card yang terdiri dari pronoun dan auxilary.

Di sisi kanan bawah mengadopsi Uno karena terdapat tanda plus dua atau tiga. Ketiga, skip card yang meliputi preposition dan conjuction. Tanda lingkaran dengan garis melintang tercantum di sisi kanan bawah.

“Vocard ini dimainkan minimal oleh tiga orang. Masing-masing pemain memperoleh lima kartu dan sisa kartu menjadi kartu hukuman yang harus diambil oleh pemain saat kalah dalam satu putaran. Saat pemain pertama mengeluarkan satu kartu yang dipegangnya, bila ia mengeluarkan kartu basic maka pemain lain harus mengeluarkan kartu basic yang juga dimiliki. Ketika semua kartu basic pemain sudah keluar, pemain yang mengeluarkan kartu basic dengan angka terkecil kalah dan harus mengambil kartu yang sudah terbuang,” ungkap Danang Riyadi pembuat Vocard.

Nah, apabila seorang pemain tidak punya kartu basic, maka ia bisa mengeluarkan kartu skip atau spesial dan berhak mengeluarkan kartu berbeda untuk mengawali putaran baru. “Ketika satu pemain memilih untuk mengeluarkan kartu spesial, maka pemain lain harus mengambil kartu sisa sebanyak tanda di kartu spesial, dua atau tiga kartu baru dan pemain yang kartunya lebih dulu habis menjadi pemenang,” sambungnya.

Ide membuat Vocard muncul sejak tahun 2013 lalu saat Danang menjadi tenaga pengajar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia pun menargetkan untuk menerapkan Vocard menjadi permainan sekaligus media ajar bahasa Inggris pada 2017 dan mengumpulkan tim.

“Rencana saya, Vocard akan dipasarkan pada Januari 2018. Untuk pemesanan awal bisa dilakukan mulai sekarang melalui situs online vocard. Vocard ini bisa diterapkan di berbagai bahasa tak hanya Inggris saja,” pungkasnya. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI