Antisipasi Kerusakan, Sekolah Diminta Petakan Kondisi Bangunan

YOGYA, KRJOGJA.com – Seluruh sekolah di Kota Yogya terutama jenjang TK, SD dan SMP negeri diminta memetakan kondisi bangunan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi kerusakan saat musim hujan. Mengingat, sejumlah daerah mengalami atap sekolah roboh ketika kegiatan pembelajaran tengah berlangsung. 

"Kami tidak ingin terjadi sesuatu yang mengganggu keamanan guru dan siswa selama kegiatan belajar berlangsung. Masing-masing sekolah sudah kami minta untuk memetakan kondisi bangunannya," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogya Budi Santoso Asrori, Selasa (21/1/2020).

Menurut Budi, semua sekolah negeri sudah memiliki bangunan yang terstandar. Namun diakuinya ada beberapa sekolah yang sudah melewati masa usia bangunan. Sehingga ketika terjadi hujan cukup deras dikhawatirkan memicu terjadi kerusakan.

Terutama bangunan bagian atap dan langit-langit yang sulit dideteksi. Untuk memetakannya pun harus diperiksa dengan lebih teliti. "Kalau ditemukan kecurigaan akan rusak, segera laporkan ke kami. Kami akan tindaklanjuti agar jadi prioritas untuk diperbaiki," tandasnya.

Sepanjang tahun ini juga ada beberapa sekolah yang masuk dalam target perbaikan. Terutama jenjang SD dan SMP negeri. Selain memperbaiki bangunan juga dilakukan peningkatan fasilitas baik ruang kelas, laboratorium, ruang guru maupun ruang baru untuk menunjang pembelajaran. Hanya, proses perbaikan dan peningkatan fasilitas sekolah sepenuhnya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya.

Beberapa sekolah yang akan diperbaiki pada tahun ini antara lain SMPN 10, SDN Pakuncen serta SDN Bangunrejo 2. Khusus untuk SDN Bangunrejo 2, dalam waktu dekat sudah akan dimulai pekerjaan fisiknya. SD tersebut merupakan sekolah inklusi sehingga akan ada penambahan ruang khusus inklusi. Ruang khusus itu untuk mengakomodasi anak didik dengan inklusi tertentu dan membutuhkan penanganan spesifik. "Selama pembangunan SD Bangunrejo 2, kami pastikan kegiatan belajar dan mengajar akan tetap kondusif. Siswa akan di sana akan menempati SDN Bangunrejo 1 yang letaknya berhadap-hadapan," tandas Budi. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI