Banyak PHK dan Usaha yang Lesu, Peserta PPDB Siswa Miskin Bakal Meningkat

YOGYA, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 membawa dampak banyaknya tenaga kerja yang di PHK hingga di rumahkan serta kelesuan ekonomi. Sehingga berpengaruh pada meningkatnya tingkat kemiskinan di DIY.

Adanya peningkatan siswa tidak mampu karena orangtuanya jatuh miskin ini diakui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY. “Angka kemiskinan menurut data statistik, 11,8 persen saat sebelum pandemi Covid-19. Setelah itu, kami belum mengetahui angkanya persis terkait peningkatannya,” ujar Kabid Perencanaan dan Pengembangan Mutu Pendidikan Disdikpora DIY, Didik Wardaya MPd di Yogyakarta, Minggu (3/5/2020) malam.

Namun demikian, meski terjadi peningkatan warga miskin, kuota jalur afirmasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK DIY 2020 masih cukup, karena dialokasikan sebesar 20 persen. “Saya yakin cukup,” ujar Didik.

Meski begitu, dalam PPDB zonasi nantinya yang mendaftar lewat jalur afirmasi harus bisa menunjukan persyaratan yang sudah disepakati. “Seperti kartu PKH, kartu Indonesia pintar atau semacam KMS yang membuktikan mereka dari keluarga kurang mampu,” kata Didik.

BERITA REKOMENDASI