Berbagai Penghargaan Bidang Musik Diraih Kaka

YOGYA (KRjogja.com) – Menyandang Sindrom Asperger (autisme), tak menghalangi Daniel Adhika Dhamma (13) untuk berprestasi. Meski kesulitan dalam berkomuikasi dan bersosialisasi dengan lingkungannya, Adhika Dhamma yang akrab disapa Kaka memiliki keunggulan dalam bermain musik terutama piano. Hal itu dibuktikan Kaka saat memainkan sejumlah lagu dalam Resital Piano yang memukau para penonton di Sekolah Musik Indonesia (SMI), Jalan C Simanjuntak 61 B Terban Yogyakarta, Sabtu (27/8/2016).

Beberapa lagu yang dimainkan Kaka antara lain Secret Time Travel ciptaan Jay Chau, Minute (JS Bach), Sonatina (A Diabelli), Polka Italianne (Serge Rachmani), Fountain in the Rain (William L Gillock) dan Tembang Alit (Jaya Suprana). Disesi kedua Kaka berduet bermain piano dengan siswa MSI lainnya Wilhelmine Maria Loe, memainkan lagu Habanera and March from 'Carmen' ciptaan G Bizet, aransemen Ernest Haywood.
Ibunda Kaka, Davina mengatakan, Kaka diketahui mengidap Asperger saat usia 4 tahun. Sadar bahwa anak semata wayangnya akan sulit berprestasi di bidang akademik, Davina kemudian mengeksplore bakat yang dimiliki Kaka. "Setalah kami pantau, kami tahu kalau bakat Kaka ada di musik," terang Davina didampingi sang suami Edi Bambang kepada KRjogja.com disela acara resital.

Menurut Davina, Kaka diberi kelebihan Tuhan mampu mengenal simbol-simbol secara luar biasa. Saat berusia 2 tahun 9 bulan, Kaka mendapatkan penghargaan dari Jaya Suprana sebagai penghafal bendera termuda dan terbanyak di Indonesia. "Kaka sangat cepat menghafal segala sesuatu berupa simbol, seperti not balok atau huruf China," kata Davina yang berdomisili di Jalan Jenderal Sudirman 149 Magelang.
Awalnya, Kaka belajar mengenal nada menggunakan keyboard di rumah. Memasuki usai 6 tahun, Davina menyekolahkan Kaka di Sekolah Musik Gracia di Magelang dan belajar piano klasik. Bakat musik Kaka mulai nampak diusia 9 tahun dan mulai diperkenalkan instrumen biola. Untuk lebih mendalami kemampuan bermain Piano, Davina menyekolahkan Kaka di SMI Yogya. "Dua kali seminggu kami harus mengantar Kaka belajar di SMI Yogya," kata Davina.

Kepala Sekolah SMI Yogya Lia Ristiyana Damanik mengatakan, Kaka bergabung dengan SMI Yogya tahun 2013 mengambil kelas major piano dibawah bimbingan Miss Indi, Miss Herlina Kristarini dan dirinya. Meski dalam proses pembelajaran membutuhkan ketelatenan ekstra, Kaka sangat menonjol dalam bermain piano. "Selain piano, Kaka juga belajar alat musik lain seperti biola, drum bahkan juga belajar vokal," katanya.

Menurut Lia, Kaka lebih tertantang dan menikmati bermain piano saat lomba. Berbagai lomba sudah Kaka ikuti dengan sejumlah prestasi yang ia raih di antaranya 1sr Prize Winner for Elementary B, ASTGHIK Violin Competition 2016 dan Platinum Prize untuk kategori Bebas D, Semarang Music Competition 2015. Setidaknya ada 9 prestasi yang raih Kaka, dan yang paling bergengsi adalah Titanium Prize, kategori E Pilihan, Indonesia Music Celebration 2016. (R-2)

 

BERITA REKOMENDASI