Biologi FKIP UAD Gelar Symbion 2016

YOGYA (KRjogja.com) – Indonesia merupakan salah satu negara dengan spot biodiversitas tertinggi di dunia. Tak terkeculia di Yogyakarta. Ini juga yang membuat Indonesia disebut negara dengan mega biodiversity. Sayangnya kekayaan ini sering dimanfaatkan tanpa tanggungjawab.

Sekarang ini banyak sumber daya alam yang rusak akibat ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. Sebab setiap ulah manusia pasti akan meninggalkan jejak ekologi. Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus, maka sumber daya alam Indonesia ini akan cepat habis.

Kondisi inilah yang melatarbelakangi Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk menyelenggarakan Symbion (Symposium on Biology Education 2016. Kegiatan rencananya akan diselenggarakan di Hotel Inna Garuda, Sabtu (27/8/2016). Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbup) Anies Baswedan sudah dipastikan hadir untuk memberikan keynote speaker.

Pembicara yang akan ambil bagian, Prof Muhjidin Mawardi dari Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Jatna Supriatna selaku Research Center for Climate Change dan UI. Dan tentunya Dekan FKIP UAD Trikinasih Handayani yang selama ini konsen terhadap perwujudkan sekolah Adiwiyata di Yogyakarta.

"Kita sengaja mengambil tema itu. Untuk mengkolaborasikan antara Biologi murni dengan pendidikan. Karena pendidikan lingkungan hidup harus sudah diajarkan sejak dini," kata Ketua Panitia Symbion Yahya Hanafi saat audiensi ke redaksi KR dan diterima Wakil Pemimpin Redaksi Ahmad Lutfie.

Di Yogyakarta sendiri, saat ini memiliki juga memiliki beragam spot biodiversitas. Mulai dari gumuk pasir, laut hingga gunung. Namun banyak masyarakat yang belum paham bagaimana cara merawat ekosistem tersebut.

"Apalagi sekarang banyak tempat wisata baru yang bernuansakan alam. Jika tidak dijaga dengan baik, dikhawatirkan justru akan merusak lingkungan sekitar. Untuk itu, masyarakat setempat memang sebaiknya diedukasi terlebih dahulu. Dan tentunya melibatkat pemerintah," ujarnya. (Awh)

UAD

BERITA REKOMENDASI