Dari Jenjang Sekolah, Pendidikan Karakter Dimulai

TARGET dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul tentu harus diiringi dengan karakter yang baik. Tak hanya ditanamkan sejak awal oleh keluarga, sekolah juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak.

"Sebenarnya, pendidikan karakter yang baik harusnya jadi budaya sekolah. Artinya, pendidikan karakter yang berusaha dibangun oleh pemerintah itu sasarannya sekolah," kata Komisioner Bidang Pendidikan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, Rabu (30/10/2019).

Pendidikan karakter yang selama ini dibangun biasanya berupa pelatihan yang mengundang para guru. Tetapi, cara ini dinilai belum efektif dilihat dari proses pengimplemetasiannya yang masih minim.

"Biasanya pelatihan karakter ini guru-guru diundang. Padahal membangun karakter itu tidak bisa seperti itu. Karena biasanya ketika selesai, mereka gak bisa menjelaskan apa yang dilatih kemarin," kata Retno dalam acara Diskusi Publik dan Rilis Data Kekerasan di Lembaga Pendidikan Sepanjang 2019 di Kantor KPAI, Jakarta Pusat.

Retno menjelaskan, pelatihan karakter bisa dilakukan dengan memilih salah satu sekolah yang ingin dijadikan model. Sekolah tersebut kemudian harus didampingi dan diberikan pelatihan karakter.

"Mulai dari guru, kepala sekolah, TU, bahkan satpamnya itu harus diberi pelatihan karakter. Agar karakter yang dilatih bisa diterapkan di satu sekolah. Jadi perubahannya pun bisa terjadi di satu sekolah," Retno menegaskan.(*)

BERITA REKOMENDASI