Daya Tampung Sempat Jadi Masalah di Sejumlah Sekolah

YOGYA, KRJOGJA.com – Hari kedua‎ pendaftaran seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di DIY masalah terkait pagu (daya tampung) masih sempat menjadi kendala di sejumlah sekolah.

Kondisi tersebut menuntut sekolah harus selalu memantau perkembangan jumlah pendaftar dan kuota sesuai dengan pagu (daya tampung). Misal di sekolah ada kekurangan jumlah pendaftar pada jalur tertentu atau sebaliknya maka sekolah dengan persetujuan admin PPDB Disdikpora berhak untuk menambah atau mengurangi kursi di masing-masing jalur.

“Awalnya sempat ada masalah soal daya tampung. Untuk mengatasi hal itu kami mencoba melakukan konfirmasi dengan Disdikpora DIY, baru setelah itu daya tampung bisa diubah dengan memperhatikan prosentase di sekolah. Misalnya kalau ‎di SMA 3 kekurangan pendaftar di jalur afirmasi. Adanya sisa tersebut di jalur afirmasi kami tambahkan untuk kuota jalur zonasi, karena jalur zonasi minimal 55 persen,” kata Waka kesiswaan SMAN 3 Drs Suhirno, MBA disekolahnya, Selasa (30/6/2020).

Sementara itu Ketua PPDB SMAN 1 Yogyakarta ‎Kusyanto menyatakan, hari kedua PPDB di sekolahnya berlangsung tertib dan lancar, hal itu dibuktikan dengan tidak adanya gangguan dalam sistem daring. Kendati demikian karena pemahaman pendaftar yang berbeda-beda beberapa diantara mereka lebih memilih untuk datang ke sekolah untuk memastikan posisi anaknya benar-benar aman. Ketatnya persaingan dalam seleksi PPDB menjadi orangtua dituntut cermat dalam menentukan pilihan maupun mengubah pilihan sekolah.

BERITA REKOMENDASI