Disdikpora DIY Perpanjang Waktu Perubahan Pilihan Sekolah

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski secara umum pelaksanaan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di DIY berlangsung lancar. Sistem aplikasi terkait dengan afirmasi dan perpindahan tugas orangtua ke jalur prestasi, sempat mengalami gangguan (macet). Menyikapi hal itu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY sepakat untuk memperpanjang atau mengundur waktu untuk melakukan perubahan pilihan SMA/SMK negeri di DIY. Dimana pada awalnya perubahan pilihan sekolah bisa dilakukan pada Selasa (29/6/2021) maksimal pukul 24.00 WIB, diundur menjadi Rabu (30/6/2021) sampai pukul 12.00 WIB.

“Secara umum pelaksanaan PPDB SMA/SMK di DIY lancar, namun karena sistem sempat macet sebentar. Akhirnya kami sepakat untuk memperpanjang waktu khususnya yang berkaitan dengan pengubahan pilihan sekolah. Dengan adanya perpanjangan tersebut selain pendaftar bisa lebih leluasa, mereka tidak dirugikan dari sisi waktu akibat sistem yang sempat macet,” kata Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya MPd di Yogyakarta, Rabu (30/6/2021).

Didik mengatakan, persaingan dalam seleksi PPDB kali ini berlangsung cukup ketat. Pasalnya jumlah lulusan SMP di DIY ada sekitar 53.000 sedangkan daya tampung di SMA/SMK negeri di DIY hanya sekitar 31.000 lebih. Dari jumlah lulusan SMP di DIY tersebut yang mengambil token hanya 34.000. Jadi dengan sistem PPDB sekarang ada sekitar 3000 siswa yang harus tersingkir dari SMA/SMK negeri di DIY. Bagi mereka yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri, Didik meminta agar mereka tidak berkecil hati. Mengingat kualitas dari sekolah swasta di DIY saat ini sudah cukup bagus dan tidak kalah dengan sekolah negeri.

“Hasil seleksi PPDB jenjang SMA/SMK di DIY akan diumumkan pada 2 Juli lewat website Disdikpora DIY dan website sekolah. Bagi mereka yang dinyatakan lolos seleksi saya sarankan segera melakukan daftar ulang. Sedangkan bagi mereka yang tidak lolos tidak perlu berkecil hati, karena kualitas pendidikan di DIY sudah cukup merata. Sehingga mutu sekolah swasta tidak kalah dengan sekolah negeri,” terangnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI