Dosen Asing di Indonesia Digaji USD5.000

JAKARTA, KRJOGJA.com – Gaji dosen asing yang datang ke Indonesia ,untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan tinggi di Tanah Air sebesar 3000 sampai 5000 dollar AS.

Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Ali Ghufron Mukti di Jakarta Kamis (19/4 2018) menjelaskan para dosen asing itu  juga akan mendapatkan Surat perizinan. "Nominal gaji tersebut sudah sesuai dengan standar yang ada. Hal tersebut tidak akan menimbulkan kecemburuan dengan dosen-dosen di Tanah Air. Angka segitu sudah umum ya," tuturnya.

Pada tahun 2017, sebanyak 84 dosen sudah mengajar di Indonesia. Mayoritas mereka tertarik mengajar dan melakukan penelitian di Indonesia karena sumber daya alam Indonesia yang kaya.

"Banyak hal-hal baru yang bisa mereka ekplore untuk penelitian dan banyak potensi juga yang ingin diteliti. Misalnya di luar negeri sana tidak ada Malaria, di Indonesia ada bahkan hingga menyebabkan banyak jatuh korban dan lain-lain," paparnya.

Ali Ghufron menjelaskan para dosen asing mau mengajar di Indonesia. Sementara kualifikasi dosen asing yang akan mengajar di Tanah Air tentu harus familiar dan memiliki karya publikasi ilmiah serta berasal dari 100 kampus top dunia.

"Tugas mereka adalah mentransfer ilmu pengetahuan dan membangun iklim akademik penelitian di Indonesia tumbuh sebab penulisan publikasi ilmiah kita masih rendah. Diharapkan para dosen asing tersebut dapat membantu," tuturnya.

Menurut Ghufron, hingga saat ini setidaknya sudah ada 70 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang mengajukan agar dosen asing bisa mengajar. Perguruan tinggi tersebut seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). 

"Jadi kan mereka (Perguruan tinggi) mengajukan proposal pengajuan kepada kami. Proposal itu merincikan alasan dan target perguruan tinggi mengundang dosen asing tersebut. Perlu diingat, kami akan seleksi, tidak akan sembarangan memilih," tegas Ghufron. (Ati)

BERITA REKOMENDASI