Dosen Indonesia Diharapkan Kembangkan Iptek

JAKARTA, KRJOGJA.com – Guna melakukan pengembangan iptek dan penguatan sistem inovasi,dosen Indonesia dengan dosen luar negri harus bisa berinteraksi dengan profesor ternama atau klas dunia.

Demikian Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ali Gufron Mukti di acara Annual Seminar World Class Profesor 2018 di Jakarta Kamis (14/11 2018). Kegiatan ini, merupakan program mengundang profesor kelas dunia, baik profesor asing maupun diaspora dari berbagai perguruan tinggi ternama sebagai visiting profesor.

"Jadi, acara ini dimaksudkan agar dosen bisa berinteraksi dengan profesor ternama atau jelas dunia, agar bisa meningkatkan kehidupan akademis, kompetensi, kualitas dan kontribusinya bagi pengembangan Iptek dan Penguatan Sistem Inovasi Nasional," ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ali Ghufron Mukti. Kegiatan ini juga untuk kolaborasi antara profesor kelas dunia dengan dosen di Indonesia untuk melakukan pengembangan iptek dan penguatan sistem inovasi.

"Untuk program WCP ini, agar dosen, bisa melakukan penerbitan tersebut, profesor kelas dunia mendampingi itu, tergantung dari proposalnya minimal rata-rata satu bulan sampai enam bulan berbeda-beda," jelasnya.

Profesor itu harus jelas bidangnya, dia ahli bidang apa. Tidak boleh profesor ahli bidang semuanya. Bukan tidak boleh ya, bagus-bagus juga. Tapi untuk mendapatkan gelar profesor harus jelas dia profesor bidang apa.

"Tapi kita ketahui untuk menyelesaikan bangsa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, tidak bisa didekati dengan satu bidang ilmu, maka pendekatan semua bidang lebih penting, sehingga kita mendorong profesor bekerjasama dengan bidang terkait kolaborasi menjadi satu persyaratan," ungkapnya
Ditambahkan, saat ini progress World Class Profesor ini, sangat banyak, seperti jurnal plus one. "Di mana jurnal tersebut sudah sitasi sangat tinggi sudah 200," pungkasnya.(ati)

 
 

BERITA REKOMENDASI