Dosen Unriyo Bentuk Sekolah Lansia dengan Konsep Sedekah Sampah

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Tiga orang dosen Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) membentuk Sekolah Lansia di Dusun Karet Pleret Bantul. Kegiatan ini melibatkan mitra dari pemuda setempat yang diharapkan para generasi muda ini dapat berpartisipasi untuk memberikan dukungan bagi para lansia.

Tiga dosen yang terlibat membentuk Sekolah Lansia ini masing-masing Rizky Erwanto MKep Ns SpKepKom, Dwi Endah Kurniasih SKM MPH dan TA Erjinyuare Amigo MKep Ns SpKepKom. Kegiatan yang telah dilaksanakan Selasa (04/08/2020) ini berbasis pemberdayaan masyarakat dan merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Kementerian RISTEK-BRIN yang dilakukan olehbpara dosen Unriyo bersama dengan tiga mahasiswa Program Studi Keperawatan.

Tujuan sekolah lansia ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan, psikologis, spiritual dan ekonomi sehingga lansia tetap sehat, mandiri, aktif dan produktif. Pembentukan sekolah lansia ini sebagai indikator untuk pengembangan dusun ramah lansia di Dusun Karet

Rizky Erwanto selaku Ketua Tim menuturkan kegiatan ini dilakukan secara tatap muka dengan memperhatikan protocol Covid-19. Sebelum pelaksanaan kegiatan, para lansia melakukan cuci tangan menggunakan sabun, cek suhu badan, duduk dengan mengatur jarak minimal 1,5 meter dengan yang lain serta memakai masker.

“Pada pertemuan awal ini, setelah acara launching kami mengajarkan tentang cara cuci tangan dan menggunakan masker. Selanjutnya dilanjutkan materi pertama tentang tentang latihan keseimbagan untuk mencegah jatuh pada lansia oleh TA Erjinyuare Amigo,” kata Dosen Program Studi Profesi Ners ini.

Anggota Pengabdian Masyarakat, Dwi Endah mengatakan tim juga akan melakukan pelatihan pengelolaan sampah plastik kepada para pemuda Karet sebagai mitra pengabdian masyarakat. Lansia yang datang ke sekolah lansia akan membawa sampah plastik, sampah ini akan di kelola oleh pemuda yang nantinya akan di buat ecobrik atau produk dan di jual.

“Hasil penjualan akan di gunakan untuk keberlangsungan sekolah lansia “ terang Dwi Endah yang juga merupakan Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat tersebut.

Selain bermanfaat bagi kesehatan para lansia di dusun karet, diharapkan program ini mampu membrikan manfaat bagi lingkungan yaitu mengurangi sampah plastic di dusun karet. Kegiatan launching ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Pleret, Pj Kepala Desa Pleret, Kepala Dusun Karet, Ketua Pemuda Karet, para kader lansia serta para lansia dusun karet.

Pj Kepala Desa Pleret, Evie Nur Siti Fatonah SSos MM dalam kesempatan ini mengatakan kegiatan sekolah lansia dengan pengelolaan sampah ini sangat bagus. Selain mengatasi masalah kesehatan pada lansia juga mampu meningkatkan produktifitas dan menggerakkan ekonomi masyarakat di Dusun Karet.

Kepala Puskesmas Pleret, dr Erni Rochmawati menambahkan sekolah lansia sangat inovatif dan sinergi dengan program yang ada di puskesmas. Adanya sekolah lansia mampu meningkatkan kesehatan lansia di dusun karet.

“Diharapkan para peserta sekolah lansia mampu saling mengingatkan ke peserta yang lain untuk selalu semangat mengikuti sekolah lansia dan dapat memberikan informasi kepada lansia yang lain. Tentunya didalam pelaksanaan sekolah lansia harus memperhatikan protokol kesehatan,” katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI