Dosen Unriyo Teliti Loving Yoga untuk Wanita Perimenopause

Editor: Ivan Aditya

SETIAP wanita pasti mengalami siklus menopause, yang ditandai dengan berhentinya menstruasi. Pada masa sebelum menopause yang dinamakan perimenopause, sebagian wanita mengalami perubahan fungsi seksual ditandai dengan berkurangnya lendir vagina sehingga terjadi dispareunia (nyeri saat berhubungan seksual). Hal ini tentu saja akan mengurangi dorongan dan bangkitan seksual pada wanita tersebut yang berdampak pada kualitas seksual dengan pasangannya.

Berdasarkan hal tersebut, Tim Dosen Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Fakultas ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) melakukan penelitian berjudul ‘Terapi Komplementer Loving Yoga Sebagai Solusi Menjaga Kualitas Fungsi Seksual Wanita Premenopause di Kota Yogyakarta’ melalui skema Penelitian Dosen Pemula Hibah Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Teknologi Nasional (Kemenristek/BRIN) tahun 2020.

Ketua Peneliti, Rizka Ayu Setyani SST MPH mengatakan loving yoga merupakan jenis yoga yang dirancang dengan latihan kegel dan gerakan khusus pada otot panggul. Dalam penelitian ini ia dan tim mengajak mitra dari Paguyuban Akseptor Satuhu Lestari (APSARI) Kota Yogyakarta. “Kami menentukan responden pada wanita berumur 40-50 tahun, serta masih seksual aktif,” terangnya.

Rizka mengatakan, penelitian ini dilakukan dengan memberikan intervensi loving yoga selama empat kali yang dilanjutkan dengan pendampingan secara daring (online). Hal ini dilakukan karena mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Sehingga kami membatasi pertemuan secara langsung. Selanjutnya, kami menggali informasi responden terkait kualitas fungsi seksualnya setelah melakukan loving yoga melalui kuesioner dan wawancara mendalam,” tambahnya

Sependapat dengan Rizka, Fika Lilik Indrawati SSiT MPH yang merupakan anggota peneliti mengatakan sebagai media pendukung pelaksanaan yoga secara daring (online), tim peneliti membuat video tutorial yang diciptakan sendiri gerakannya dengan berkonsultasi dengan pakar/instruktur yoga.

“Rencananya, video tutorial loving yoga akan kami urus Hak Kekayaan Intelektualnya sebagai luaran penelitian ini, sebelum nantinya akan disebarluaskan secara gratis” jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI