DPRD Sukoharjo Pantau PPDB SMK

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Provinsi Jawa Tengah membuat kebijakan perubahan sistem pendaftaran dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMK. Calon siswa hanya akan diberi kesempatan mendaftar pada satu SMK saja. Komisi IV DPRD Sukoharjo akan melakukan pemantauan ketat agar siswa tidak terlantar dan tetap bisa mendapat sekolah ditengah ketatnya persaingan.

Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, Minggu (11/06/2017) mengatakan, secara teknis belum banyak mengetahui perubahan sistem dalam PPDB SMA/SMK setelah diambilalih kewenangannya oleh provinsi. Sepengetahuannya dalam PPDB SMA/SMK tahun sebelumnya saat masih ditangani Pemkab Sukoharjo siswa diberikan kebebasan mendaftar di empat sekolah yakni dua negeri dan dua swasta.

Dia menjelaskan penerapan sistem lama membuat siswa menjadi lebih longgar dan membuat orang tua tenang. Sebab siswa apabila tidak diterima pada sekolah pilihan pertama maka bisa diterima di sekolah pilihan kedua, ketiga atau keempat.

"Kalau memang ada perubahan sistem PPDB SMK calon siswa baru hanya boleh mendaftar dua jurusan pada satu sekolah saja. Maka siswa harus jeli. Orang tua murid juga wajib mendampingi agar anaknya bisa dapat sekolah,” ujar Wawan.

Komisi IV DPRD Sukoharjo akan melakukan pemantauan berkaitan dengan PPDB SMA/SMK yang dimulai 11-14 Juni. Hal itu penting untuk melihat sejauh maka pelaksanaannya di lapangan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI