‘Full Day School’ Perlu Kajian Komprehensif

SLEMAN (KRjogja.com) –  Program full day school perlu kajian komprehensif jika akan diterapkan di Kabupaten Sleman. Kebijakan itu harus melihat kondisi ekonomi, sosial dan budaya di Sleman. Padahal masih ada beberapa siswa sepulang sekolah harus membantu orang tuanya bekerja.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman Arif Haryono menjelaskan, 'full day school' ini tidak akan masalah bagi kalangan ekonomi menengah ke atas. Sedangkan sekolah negeri tidak bisa memungut biaya lagi dari siswa.

"Padahal kalau sampai sore, siswa maupun guru harus makan siang di sekolah. Kemudian ada saran lainnya yang mendukung. Belum tentu semua siswa itu dari kalangan menengah ke atas," kata Arif.

Bahkan sekarang ini, di daerah pinggiran masih banyak siswa sepulang sekolah membantu orang tuanya bekerja, seperti mencari rumput, pasir, mengembala dan lainnya. Jika program full day school harus dilaksanakan, jangan dipukul rata. "Kondisi daerah ini harus menjadi pertimbangan. Jangan sampai sekolah sampai sore ini justru membebani siswa maupun orang tua," terangnya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI