GSM Ajak Guru Seni Budaya Merdeka dari Feodalistik Pendidikan

YOGYA, KRJOGJA.com – Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) mengajak 80 guru seni dan budaya untuk lakukan perubahan paradigma pendidikan dalam Diklat Peningkatan Kompetensi Guru Vokasi Penggerak, Senin (14/6/2021). Acara diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya.

Muhammad Nur Rizal, founder GSM menekankan potensi sekolah SMK di bidang seni dan budaya dalam menjadi pioneer perubahan pendidikan di masa depan. “Prodi seni dan budaya punya ruang yang lebih besar dibanding bidang sains, matematika dan bahasa dalam menerjemahkan merdeka belajar di kelas-kelas,” ungkap Nur Rizal.

Menurutnya, corak ilmu seni dan budaya yang secara fitrah membutuhkan kreatifitas dan kebebasan berekspresi menjadi alasan utama sekolah SMK di bidang seni budaya ini menjadi pelopor bagaimana budaya feodalistik dihentikan pada sistem pendidikan di Indonesia, khususnya lingkungan SMK.

BERITA REKOMENDASI