Guru SBP MTs DIY Bahas Program Kerja

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebagai makhluk sosial seorang guru membutuhkan wadah untuk bertemu dengan teman seprofesinya. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) adalah merupakan wadah yang tepat tempat berkumpul, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Setiap anggota memegang peranan dan fungsi masing-masing. Manfaat mengikuti MGMP di antaranya sebagai sarana mencapai tujuan bersama, memecahkan berbagai permasalah yang dihadapi, menambah pengetahuan, keterampilan dan wawasan, serta menumbuhkan semangat kerjasama.

Hal tersebut disampaikan Ketua MGMP Seni Budaya dan Prakarya (MGMP SBP) MTs Kemenag DIY Drs Sutanto saat memimpin pembahasan program kerja Semester Gasal 2020, bersama beberapa anggota yang hadir di MTsN 1 Yogyakarta, Kamis (6/2/2020).

Di sesi pertama dibagikan SK Pengurus Masa Bhakti 2019-2021 yang baru saja diterbitkan Januari 2020 oleh Kemenag DIY. SK tersebut merupakan hal yang penting dibuat, sebagai pegangan untuk melaksanakan kegiatan selama dua tahun berjalan. Sekaligus dipaparkan uraian tugas pengurus yang terdiri dari pengurus harian (Ketua, Sekretaris, Bendahara) dilengkapi komisi humas, kegiatan, umum dan korwil).

“Keanggotaan MGMP sangat beragam, dari segi masa kerja sebagian sudah 20 tahun lebih menjadi guru, namun sebagian lain berstatus sebagai CPNS yang belum genap 2 tahun bekerja. Sedangkan dari latar belakang kompetensi ijasahnya ada yang berlatarbelakang seni tari, seni musik, seni rupa, kerajinan, kriya, tatabusana, tataboga,” imbuh Sutanto.

Di sesi kedua dikupas tentang Sasara Kerja Pegawai (SKP) oleh Sutanto dan Mulyo Rejoso. SKP perlu dikupas mengingat sebagian anggota berstatus CPNS yang sangat memerlukan materi ini.

Format SKP yang dibuat oleh masing-masing Kabupaten/Kota secara substansi sama, namun tetap memiliki perbedaan dalam tampilannya. Sutanto menampilkan contoh format SKP dari Kulon Progo sedangkan Mulyo Rejoso menampilkan contoh dari Bantul. Dari dua macam format
ini nantinya setiap guru bisa mencermati dan memilih manakah yang paling mudah digunakan. Namun semua itu dikembalikan kepada Kemenag masing-masing.

Disesi ketiga dikupas dan disepakati program kerja yang akan dilaksanakan, di antaranya : pelatihan batik kayu di Krebet Pajangan Bantul. Pelatihan Jurnalistik kerjasama dengan Humas Kanwil Kemenag DIY, Pelatihan Blog, Pelatihan Teater, Pelatihan Acapela, Kunjungan Seni, Budaya, Kerajinan.(Rar)

BERITA REKOMENDASI