Hari Ini Tes SBMPTN, Pengawasan Ujian Lebih Ketat

SLEMAN, KRJOGJA.com – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilakukan serentak, Selasa hari ini, Selasa (8/5/2018) di beberapa tempat. Para peserta diharapkan telah mengecek lokasi ujian kemarin dan mempersiapkan segalanya sebelum mengikuti tes.

Wakil Rektor bidang Akademik Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta (UPNVY), Dr M Irhas Effendi MS menghimbau peserta memastikan lokasi tes dan tidak terlambat saat ujian. "Mohon dipastikan lokasi ruang ujiannya karena di UPNVY sendiri memiliki dua kampus. Usahakan hadir 30 menit sebelum ujian dimulai," ujarnya, Senin (7/5/2018).

Menristekdikti Mohamad Nasir menyatakan, pengawasan ujian saringan masuk kampus negeri tahun ini lebih ketat karena sebagian berbasis teknologi informasi. "Kecurangan SBMPTN akan diminimalisir, kami menjamin proses SBMPTN 2018 bebas dari kecurangan," kata Menristekdikti, kemarin.

Jika terjadi kecurangan, pihaknya bakal mengganjar pelaku dengan sanksi berat. Jika ketahuan mengakali atau menjadi joki, juga akan diproses hukum. Mantan Rektor Undip itu yakin tak bakal ada kebocoran soal SBMPTN, karena pengawasan dengan sistem teknologi informasi saat ini lebih ketat. Nasir pun menyatakan jika ada mahasiswa yang ketahuan menjadi 'joki' SBMPTN bakal dipecat dari kampusnya. Sementara, peserta yang menggunakan jasa joki langsung dinyatakan gugur.

Lokasi tes di Kampus UPNVY Condongcatur,  di Fakultas Teknologi Mineral dan Fakultas Pertanian bisa masuk dan memarkirkan kendaraan di pintu timur. Sedangkan, bagi peserta dengan lokasi tes di Fakultas Ekonomi Bisnis dan Auditorium bisa masuk dan parkir melalui pintu depan.

Untuk yang berlokasi tes di Kampus UNPNVY Babarsari Gedung Fisip masuk dan parkir lewat pintu depan. Bagi yang di Gedung Pattimura dan Sport Hall lewat pintu timur. Ditambahkan Irhas, peserta SBMPTN yang memilih UPNVY sebagai calon kampusnya mencapai 29.475 dengan Program Studi (Prodi) Manajemen, Ilmu Komunikasi dan Teknik Pertambangan menjadi favorit.

Wakil Rektor bidang Akademik UNY, Prof Dr Margana MHum MA mengungkapkan, tahun ini peserta SBMPTN berjumlah 41.891 orang atau naik 5-10 persen dari tahun lalu. Namun, pihaknya tetap menyiapkan sejumlah fasilitas bagi para peserta tes.(M-1/Ati)

BERITA REKOMENDASI