Ingat! Selain Zona Hijau Tatap Muka Dilarang

JAKARTA, KRJOGJA.com – Meski tahun ajaran baru dimulai Juli 2020, namun demikian kegiatan tatap muka hanya dibolehkan bagi sekolah yang berada di zona hijau. Itupun dengan sejumlah persyaratan. Sedangkan sekolah yang berada di zona kuning, oranye dan merah, pembelaran dilarang dilakukan dengan tatap muka di satuan pendidikan. Saat ini daerah yang berada di zona hijau (belum terjangkit virus Korona/Covid-19) hanya 6 persen (85 kabupaten/kota). Sedangkan 94 persen daerah lainnya (429 kabupaten/kota), masuk dalam zona kuning, oranye dan merah.

Demikian penegasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam konferensi pers secara daring, Jakarta, Senin (15/6/2020).

“Prinsip kebijakan pendidikan pada masa pandemi Covid-19 adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran,” ujar Nadiem menjelaskan tentang keputusan bersama antar kementerian terkait.

Proses pengambilan keputusan dimulainya pembelajaran tatap muka yakni sekolah berada di kabupaten/kota di zona hijau, pemerintah daerah atau Kanwil/Kantor Kemenag memberi izin, satuan pendidikan penuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka, dan orang tua setuju untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Jika pemerintah daerah memberikan izin, maka kepala sekolah harus berkoordinasi dulu dengan komite sekolah untuk membahas pembukaan sekolah. Namun jika sekolah dibuka, sekolah tidak bisa memaksa orang tua yang khawatir anaknya kembali ke sekolah.

“Itu hak orang tua, jika khawatir anaknya kembali ke sekolah. Sekolah tidak bisa memaksakan seluruh siswa kembali sekolah,” terang dia.

BERITA REKOMENDASI