Internet dan Listrik, Masalah Klasik UNBK

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ketika dihubungi di Jakarta, Minggu (08/04/2018) mengakui masalah klasik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yakni jaringan internet dan listrik.

"Itu dari hasil laporan pada pelaksanaan UNBK pada jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) pada 2-6 April lalu ,semoga di pelaksanaan SMA pada Senin (09/04/ 2018) berlangsung lancar. Kami meminta kepada anak didik untuk tidak percaya pada bocoran soal,jujur itu yang utama," ujar Mendikbud.

Mendikbud menjelaskan sampai saat ini kementerian masih mengevaluasi lebih lanjut sambil menyiapkan UN sekolah menengah atas (SMA).
"Kami akan mengevaluasi UN SMK. Kami masih kumpulkan masalah di lapangan. Perbaikannya menjadi catatan penting," tegas Muhadjir Effendy.

Menurutnya, dalam pelaksanaan UN, khususnya yang berbasis komputer (UNBK), masalah yang muncul bersifat klasik, yakni terkait dengan masalah jaringan internet dan listrik. "Problemnya masih klasik, yaitu mengenai jaringan, listrik, dan lain-lain," ujarnya.

Secara umum, kata Mendikbud semuanya berjalan lancar, termasuk pelaksanaan UM di daerah, bahkan di wilayah terluar Indonesia. "Saya kunjungi UN di wilayah Manggarai Barat, NTT, berjalan baik. Semua protap sudah dipenuhi," ujarnya.

Irjen Kemendikbud Daryanto saat dimintai konfirmasi tentang dugaan kebocoran soal UN di DKI Jakarta dan Jawa Barat menjelaskan yang terjadi bukan dalam pelaksanaan UN, melainkan saat berlangsung ujian sekolah berstandar nasional (USBN) jenjang SMA. Menurutnya, tim investigasi daerah masih mendalami masalah tersebut dan Itjen Kemendikbud terus memantau perkembangannya.

"Saya belum memperoleh laporan update-nya. Masih dalam penanganan tim. Semoga tim investigasi dapat menyelesaikan tugas dengan lancar dan dapat menemukan penyebab berikut pelakunya," kata Daryanto. (Ati)

BERITA REKOMENDASI