Kegiatan Satukan Pelajar dan Cegah Tawuran, Contohlah Asian Games

MUNCULNYA kembali kasus tawuran pelajar di Jakarta, membuat Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong upaya pencegahan. KPAI mencontohkan salah satu acara yang mampu berhasil mempersatukan para pelajar adalah Asian Games 2018.

Salah satu cara yang disarankan KPAI adalah dengan mengadakan kegiatan rutin berupa pentas seni atau olahraga yang dilakukan antar sekolah. Pernyataan itu direkomendasikan oleh KPAI dalam keterangannya, Jumat (14/9/2018).

"Harus digelar secara rutin berbagai kegiatan pentas seni maupun olahraga bersama antar sekolah yang kerap tawuran sehingga energi negatif bisa dihilangkan dan saat melakukan aktivitas bersama, bisa saling mengenal lebih dalam sehingga meminimalkan konflik," ujar Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti.

Retno memberikan contoh dengan Asian Games 2018 yang baru saja usai digelar beberapa waktu lalu.

"Asian Games 2018 adalah contoh positif ketika ribuan pelajar dan berbagai sekolah menyatu, berlatih menari selama beberapa bulan, sehingga menghasilkan tarian indah yang kita saksikan saat pembukaan Asian Games 2018 lalu di GBK, Jakarta," kata Retno.

KPAI juga meminta agar penyelesaian harus berfokus untuk menemukan akar masalahnya, serta melakukan pendekatan mediasi yang melibatkan orangtua siswa.

Orangtua dan guru juga harus memiliki media sosial dan mengetahui media sosial anak-anak, yang berpotensi melakukan tawuran. Hal tersebut harus dilakukan agar bisa mencegah terjadinya tawuran.(*)

BERITA REKOMENDASI