Kemdikbud Siap Adakan UNBK-USBK

JAKARTA, KRJOGJA.com –  Kepala Pusat Penelitian   Pendidikan (Kapuspendik ) Kemdikbud M Abduh menjelaskan siap mengadakan ujian nasional  berbasis komputer (UNBK) maupun USBN.

Abduh menjelaskan segala  kebutuhan UNBK dan USBN telah rampung disiapkan. Salah satu yang baru saja dirampungkan pelaksanaan kebijakan resource sharing, atau pemanfaatan sarana pendukung untuk pelaksanaan UNBK bersama-sama. "Artinya sekolah penyelenggara UNBK bisa menggunakan skema tersebut ketika fasilitas sarananya belum bisa terpenuhi," ujar Abduh.

Menurut Abduh dalam pelaksanaannya nanti, sekolah yang fasilitasnya kurang memadai dapat melakukan ujian di sekolah yang telah memiliki kelengkapan sarana prasarana penunjang ujian. Dengan begitu, cakupan pelaksanaan UNBK dapat lebih luas dan maksimal. "Iya jadi dalam bahasa yang sederhana, boleh menumpang di sekolah lain yang sudah memenuhi fasilitas sarananya," ujar Abduh.

Persiapan untuk melakukan sistem tersebut terus dilakukan oleh Kemendikbud, dinas pendidikan, serta sekolah-sekolah yang terlibat. Dengan begitu, diharapkan tidak akan ada kendala atau kebingungan yang dialami siswa ketika pelaksanaan. Termasuk kesiapan soal dan pengamanan sistem agar tidak terjadi kebocoran soal.

"Nanti di setiap kelas akan ada proktor yang akan membantu peserta UN secara teknis antara lain melakukan sinkronisasi server lokal dengan server pusat, memberikan username dan password serta memberikan token bagi peserta ujian," ujar Abduh.

Hingga Senin (05/03/2018) jumlah sekolah atau lembaga pelaksana UNBK di jenjang SMP/MTs tercatat sejumlah 28.757 sekolah, jenjang SMA/MA sejumlah 18.385 sekolah, dan jenjang SMK 12.507 sekolah. Lalu, program Paket B sejumlah 4.796 lembaga dan Paket C sejumlah 4.893 lembaga. (Ati)

 

BERITA REKOMENDASI