Kemendikbud Bantah Alm Ahmad Budi Cahyono Diangkat CPNS

DEPOK, KRJOGJA.com – Dirjen Dikdasmen Kemdikbud Hamid Muhammad membantah akan mengangkat almarhum guru Ahmad Budi Cahyono menjadi CPNS dan mendapatkan hak pensiun.

"Kemdikbud juga membantah akan mengangkat orang tua almarhum, Satuman, yang tercatat sebagai guru honorer sebagai Pegawai Negeri Sipil," ungkap Hamid di Pusdiklat Kemdikbud Sawangan,Jabar, Rabu (07/02/2018)

Hamid menjelaskan maraknya pesan berantai yang beredar terkait pengangkatan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Torjun di Sampang, almarhum Ahmad Budi Cahyono, sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). "Pesan yang beredar mengatasnamakan Dirjen Dikdasmen seolah-olah menjanjikan tiga hal, dua di antaranya adalah tidak benar," jelas Hamid Muhamma).

Dirjen Dikdasmen menegaskan tidak pernah memberikan pernyataan, dan tidak pernah dimintai keterangan sebagaimana informasi yang beredar di berbagai grup percakapan, media sosial, dan media daring.  "Yang benar, Kemendikbud akan mengupayakan beasiswa bagi putra atau Putri pak Budi yang saat ini masih di dalam kandungan sampai S-1," ujar Hamid. 

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya almarhum Ahmad Budi Cahyono. 
Diharapkannya agar media dan masyarakat dapat menghormati azas praduga tak bersalah dan mengedepankan hukum yang berlaku dalam memandang perkembangan kasus kekerasan di sekolah yang melibatkan siswa. (Ati)

 

BERITA REKOMENDASI