Kemendikbud-SEAMEO Gagas Kelas Modeling SMK

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktorat Pembinaan SMK (Dit PSMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO) guna membentuk kelas modeling untuk SMK di Indonesia. Kerjasama ini guna menyiapkan sumber daya manusia yang handal sesuai perkembangan zaman secara massive di seluruh Indonesia.  

Salah satu program modeling yang diusulkan adalah program kelas 4 SMK berbasis produk dan penjualan melalui program kewirausahaan karena dipercaya sebagai salah satu upaya untuk dapat membuka lapangan kerja baru di masa mendatang.

Demikian disampaikan Director SEAMEO (the Southeast Asian Minister of Education Organization) Secretariat Dr. Gatot Hari Priowirjanto bersama Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kemendikbud  Dr. Bakhrun dan Direktur SEAMEO BIOTROP (SEAMEO Regional Center for Tropical Biology) Dr. Irdika Mansur di Jakarta.

Dr Gatot menjelaskan tujuan dari program kewirausahaan ini adalah untuk menyeleksi potensi siswa di bidang wirausaha, untuk kemudian difasilitasi sesuai minat dan bakatnya dan diukur kemampuannya dalam menciptakan produk dan menghasilkan keuntungan. Diharapkan program ini mampu memunculkan para pengusaha muda baru di Indonesia.

Peserta yang akan terlibat dalam program ini adalah Siswa SMK kelas 1,2,3,4, dan guru pembina wirausaha yang memiliki bisnis sebagai mentor dan penanggung jawab di sekolah. Akan didatangkan para pengusaha yang telah memiliki bisnis yang berkembang sebagai pengajar tambahan di program ini.

Selain itu, dalam rangka menyiapkan SDM yang baik, serta menyiapkan, mempercepat, dan meningkatkan produktivitas kompetensi yang diperlukan untuk industri, siswa siswi kelas 4 SMK dapat diberikan tambahan keahlian di bidang Augmented Reality, Edugame, dan E-commerce dengan memasukannya ke dalam kurikulum.  

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemendikbud) melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit PSMK) dan SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) menyusun bahan ajar Simulasi Digital. Bahan ajar ini telah diajarkan di seluruh program keahlian SMK di Indonesia, khususnya untuk kelas X semester 1 dan 2. Pada tahun 2017 konten buku telah diperbaharui sesuai dengan perkembangan teknologi terakhir dan juga telah disesuaikan dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar SMK 2017. (Ati)

BERITA REKOMENDASI