Mahasiswa UCY Tanam 350 Pohon di Puncak Sumilir

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) dan Mapala Unisco UCY melakukan penanaman pohon di Puncak Sumilir, Dusun Pringombo Desa Natah Kecamatan Nglipar Gunungkidul, Minggu (08/03/2020). Sebanyak 350 bibit pohon dari berbagai jenis ditanam di perbukitan dengan ketinggian sekitar 812 mdpl tersebut.

Pedukuhan Pringombo merupakan dusun terpencil di timur Gunungkidul. Wilayah pedukuhan ini merupakan kawasan perbukitan bertingkat-tingkat dengan potensi bencana tanah longsor yang cukup tinggi.

Wakil Rektor (Warek) 3 UCY, Farid Iskandar SH mengatakan kegiatan yang dilakukan ini sebagai wujud dari Tri Dharma Perguruan yakni pengabdian kepada masyarakat. Ini merupakan implementasi sumber daya manusia (SDM) yang berdaya guna dan membangun kesejahteraan bangsa.

“Aktivitas penghijauan harus disadari tidak saja hanya menjadi tanggungjawab pemerintah namun juga oleh berbagai kalangan masyarakat termasuk dari unsur perguruan tinggi. Mahasiswa memiliki peran penting sebagai salah satu elemen yang mampu menjalankan kegiatan penghijauan semacam ini,” jelasnya.

Dengan kegiatan ini Farid Iskandar berharap mahasiswa akan lebih peka dengan sekitar dan dapat menerapkan ilmunya ditengah masyarakat terkait dengan lingkungan. Selain itu apa yang dilakukan para mahasiswa ini nantinya dapat berguna bagi menciptakan penghijauan kawasan Dusun Pringombo.

Sementara itu Ketua Mapala Unisco, Aqwami mengungkapkan pohon yang ditanam merupakan tanaman keras yang baik untuk menjaga kekuatan tanah dari longsor. Ratusan bibit pohon diperoleh dari mengajukan bantuan kepada pemerintah.

“Awalnya kita hanya melakukan kegiatan Mapala disini. Namun karena melihat kawasan disini masih jarang pohon dan berpotensi longsor kita mengupayakan melakukan penghijauan,” ungkapnya.

Beberapa bibit yang ditanam juga merupakan tanaman buah. Sehingga ia berharap kelak warga Dusun Pringombo dapat memanfaatkan bahkan membudidayakannya sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga. (*)

BERITA REKOMENDASI