Menulis Semasa Pandemi Dapat Tingkatkan Imun

YOGYA, KRJOGJA.com – Melepaskan penat dan kebosanan dengan menulis dapat menghadirkan kebahagiaan. Masyarakat maupun penyintas Covid-19 bisa menuliskan gagasan dan pengalamannya semasa pandemi dalam bentuk opini maupun buku. Hal ini terungkap dalam Pelatihan Jurnalistik ‘Cara Menulis Opini/Buku dan Menerbitkannya’ pada 4 September 2021.

Pelatihan jurnalistik menghadirkan narasumber General Manager Penerbit Deepublish GM Prabowo SE dan Task Force Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat UGM, Atus Syahbudin SHut MAgr PhD.

Prabowo menuturkan, menulis merupakan aktivitas yang bermanfaat dan janganlah menjadi sebuah beban. Setiap karya yang dihasilkan harus diapresiasi dan memiliki dampak ke depannya. “Karya hasil menulis kita memberikan multiplier effect, baik bagi komunitas atau organisasi maupun pembaca. Untuk itu, diperlukan perencanaan, persiapan menulis, serta penulisan dan penyuntingan,” jelas Prabowo.

Tips menulis buku dalam 8 pekan disampaikan pula oleh Prabowo. Mulai menentukan tujuan menyusun buku, mencari ide-ide dan memilihnya, lalu membuat outline buku. Hingga melengkapi bahan, struktur tulisan, menulis bab demi bab sampai selesai.

BERITA REKOMENDASI