Merdeka Belajar, PPDB Madrasah Tanpa Zonasi

YOGYA, KRJOGJA.com  – Kementeriaan Agama tidak memberlakukan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB), dan seluruh madrasah diberikan kebebasan menentukan penerimaan calon siswa baru dari mana pun asal daerahnya.  

"PPDB di madrasah tanpa zonasi.Zonasinya nusantara, dari daerah manapun calon siswa bisa masuk madrasah, asalkan sesuai persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan madrasah," ujar Kepala Madrasah Aliyah Negeri 2 Yogyakarta (Mandaya) Mardi Santosa kepada KRJOGJA.com di Sekretariat Pelayanan Terpadu Mandaya, Sabtu (18/1/2020).

Mardi menjelaskan bahwa saat ini Mandaya sudah membuka pendaftaran jalur prestasi sejak 8 Januari lalu. PPDB jalur prestasi dibuka dua gelombang, yaitu pada 8 Januari sampai 6 Februari. Sedangkan gelombang kedua pada 12 Februari sampai 12 Maret. "Kalau PPDB reguler akan dibuka berbarengan dengan PPDB sekolah-sekolah di bawah Kementeriaan Pendidikan dan Kebudayaan," kata Mardi.

Adapun jenis jalur prestasi yang dibuka, lanjut Mardi, yaitu prestasi akademik, olahraga, seni budaya, tahfidzul quran, dan jalur boarding school. Khusus jalur olahraga atau Kelas Khusus Olahraga (KKO), Mandaya tidak membuka pendaftaran reguler. "KKO memang istimewa, hanya menerima siswa-siswa yang memiliki prestasi dan seleksinya juga akan bekerja sama dengan perguruan tinggi," tambah Mardi.

Dikatakan, syarat khusus jalur prestasi yaitu memiliki sertifikat kejuaraan mnimal tingkat kabupaten dua tahun terakhir. NUN SD/MI minimal 24. Jalur tahfidz yaitu memiliki sertifikat atau rekomendasi hafalan minimal 5 juz dari lembaga berkompeten. Sedangkan jalur 'boarding' (asrama) yaitu bersedia tinggal di asrama dan minimal hafal 1 juz.   

Mandaya kini sedang mengembangkan terus program unggulannya yaitu KKO, Kelas Olimpiade Siswa nasional (K-OSN), International Language (ILC), Boarding School, dan Tahfidz. "Dalam dua tahun ini KKO sudah menunjukkan prestasi baik kelas lokal maupun nasional," tambahnya. 

Untuk program K-OSN dan ILC, kata Mardi, secara khusus mendapat tambahan jam pelajaran selama 4-6 jam setiap minggunya sebagai penguat materi pelajaran. Diharapkan nanti pada setiap lomba atau kompetisi sains atau lainnya siswa Mandaya bisa meraih sukses yang gemilang.(Cdr)

BERITA REKOMENDASI