Pandemi Covid-19, Tidak Menurunkan Minat Pelajar Indonesia untuk Studi di Belanda

JAKARTA, KRJOGJA.com – Situasi pandemi Covid-19, tidak menurunkan minat pelajar Indonesia untuk studi di Belanda. Demikian Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tuijil, dalam siaran persnya Senin (2/8/2021) yang saat ini sedang berada di Belanda menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para penerima beasiswa. Nuffic Neso Indonesia mengundang para penerima beasiswa Orange Tulip Scholarship (OTS) untuk hadir secara virtual dalam acara Orange Tulip Scholarship Awardees Online Gathering 2021. Acara ini selain bertujuan untuk mempererat ikatan diantara para penerima beasiswa OTS juga untuk berbagi bekal informasi seputar studi dan tinggal di Belanda.

Orange Tulip Scholarship (OTS) Orange Tulip Scholarship (OTS) adalah beasiswa parsial yang bertujuan untuk meningkatkan kesempatan studi di Belanda bagi para pelajar unggul Indonesia yang berminat untuk melanjutkan program studi sarjana (bachelor degree) dan pasca sarjana (master degree). Beasiswa OTS pertama kali diluncurkan oleh Nuffic Neso Indonesia pada tahun 2012. Berkat adanya kerjasama yang baik antara Nuffic Neso dengan institusi pendidikan tinggi Belanda, jumlah beasiswa yang ditawarkan meningkat setiap tahunnya. Demikian Direktur Nuffic Neso Indonesia Peter van Tuijil.

Total aplikasi beasiswa OTS yang masuk tahun ini sebanyak 388 pendaftar dan meningkat sebanyak 13.5% jika dibandingkan dengan total aplikasi yang masuk tahun lalu yaitu 342 pendaftar. Para pendaftar tersebut bersaing untuk memperebutkan 77 beasiswa yang memungkinkan untuk studi di 22 institusi di Belanda dengan total nilai beasiswa sebesar EUR. 543,114. Dari 388 pendaftar beasiswa OTS, sebanyak 94% mendaftar untuk program master (S2) dan 6% mendaftar untuk program bachelor (S1).

Dari total 388, lanjut Peter, sebanyak 37 pendaftar berhasil mendapatkan beasiswa OTS untuk tahun akademik 2021 –2022.

Menurutnya, beasiswa yang didapatkan per individu tergantung dari skema yang ditawarkan masing-masing oleh institusi pendidikan tinggi di Belanda, seperti potongan biaya kuliah yang beragam antara 30% – 100%, pemberian bantuan tunjangan biaya hidup, bantuan biaya pengurusan visa, dan asuransi kesehatan selama studi. “Total beasiswa yang diberikan untuk tahun akademik 2021 – 2022 senilai EUR. 265,790,” tukasnya.

Dilihat dari data para pendaftar OTS, jelas Peter, program studi yang paling banyak dipilih adalah Business Administration, Law, Environmental Resource Management, Development Studies dan Digital Business. Dengan universitas tujuan diantaranya adalah Vrije Universiteit of Amsterdam, University of Twente, Tilburg University, Maastricht University, dan Radboud University.

BERITA REKOMENDASI