Pemerintah Siapkan Beasiswa Sampai S-3, Siapa Mau?

JAKARTA, KRJOGJA.com  Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad di Jakarta, Sabtu (15/12 2018) mengatakan pemerintah memberikan beasiswa untuk siswa berprestasi lulusan SMA/SMK hingga jenjang S2 bahkan S 3.

"Kami berikan penghargaan berupa beasiswa unggulan kepada siswa SMA/SMK berprestasi. Mulai tahun ini kita juga berikan beasiswa prestasi internasional program S2 dan S3 dari LPDP", ujar Hamid Muhammad.

Ditambahkan Hamid, selain pemberian beasiswa, Kemendikbud juga telah menyusun buku 300 karya inovasi terbaik siswa Indonesia, berupa karya ilmiah dan kewirausahaan. Sebagian dari karya siswa tersebut sudah terdaftar di jurnal internasional dan beberapa diantaranya juga terdaftar untuk mendapatkan hak paten.

Dijelaskan Hamid Muhammad, Apresiasi Siswa SMA/SMK Berprestasi (ASB) 2018, diselenggarakan untuk memberikan penghargaan kepada siswa Indonesia yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional, termasuk bagi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) berprestasi. 

Selain itu, acara ASB juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk bersilahturahmi, bertukar pengalaman, curah gagasan, menambah wawasan dan pengetahuan, membangun jaringan dan memperkuat jiwa kebangsaan. Hamid menambahkan, kegiatan serupa untuk tingkat SD diselenggarakan pada 13-16 Desember 2018.

Kegiatan ASB SMA/SMK tahun ini diikuti 489 siswa berprestasi tingkat nasional maupun internasional di bidang olah raga, seni budaya, debat bahasa, sains, penelitian ilmiah, literasi, keterampilan, kewirausahaan, kepemimpinan, termasuk siswa SMK pemenang LKS. Sebanyak 174 peserta diantaranya
adalah siswa SMA/SMK berprestasi dan pemegang KIP. 

Rangkaian kegiatan ASB, antara lain, diisi dengan seminar “Saya Anak Anti Korupsi” bersama KPK, talkshow inspiratif dari sejumlah tokoh dan alumni, pameran karya inovasi, peluncuran karya inovasi siswa, diskusi kelompok, dan pelatihan pengenalan potensi diri. Bersamaan dengan kegiatan ASB juga diselenggarakan Rapat Kerja Nasional Pembinaan Kesiswaan SMA, diikuti 170 orang dari seluruh Indonesia.

Sedangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mendikbud, Muhadjir Effendy, mengimbau para siswa SMA/SMK untuk memperkuat jaringan dalam menghadapi Era Indonesia Emas Tahun 2045. "Nantinya pada tahun 2045, kalian akan berusia sekitar 45-46 tahun. Usia tersebut merupakan puncak kematangan seseorang. Artinya di era Indonesia Emas nanti, saat 100 tahun kemerdekaan Indonesia, Andalah yang memegang kendali dan memimpin Indonesia di semua bidang yang  Anda kuasai sekarang. Saya berharap kamu yang berada di pucuk-pucuk struktur, dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi di Indonesia, sesuai dengan bidang kamu masing-masing", ujar Mendikbud. (Ati)

BERITA REKOMENDASI