Pemerintah Terapkan Zonasi di PPDB

DEPOK, KRJOGJA.com – Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad di Pusdiklat Kemdikbud Sawangan Depok, Selasa (06/02/2018) menegaskan guna mengakomodasi siswa tidak mampu mendapatkan sekolah, pemerintah menerapkan sistem zonasi di penerimaan siswa baru tahun ajaran ini.

Menurut Hamid sistem zonasi diterapkan agar siswa dapat diterima di sekolah yang dekat dengan domisilinya. Bahkan, sistem zonasi juga akan melindungi warga yang tidak mampu. "Jadi begini sekarang yang kita terapkan sistem zonasi. Sistem zonasi itu kita kita minta agar 90 persen anak di zona itu bisa diterima di zona itu. 10 persennya boleh dari luar ya dengan beberapa pertimbangan," katanya.

Hamid menuturkan penerapan online digunakan untuk mempermudah pengawasan zonasi tersebut. Namun, masih mentolerir bagi sekolah yang belum dapat menerapkan sistem tersebut secara sempurna.

"Sistem online ya untuk mempermudah ya, mempermudah manajemen penerimaan siswa baru di setiap zona. Jika tidak bisa dilaksanakan karena berbarengan dengan berbagai faktor di lapangan itu boleh disesuaikan," sambungnya.

Hamid engakui masih banyak orang tua murid yang kecewa dengan kebijakan tersebut. Namun, yakin kebijakan tersebut akan berdampak positif dalam jangka yang panjang.

"Soal mengeluh, hanya perasaan sementara saja. Karena kita akan segera membenahi sekolah di setiap zona yang tak pernah dilirik orang. Dan kan ditangani dengan lebih bagus. Akan muncul sekolah bagus tiap zona," pungkasnya. (Ati)

BERITA REKOMENDASI