Pendidikan Anti Korupsi Penting Bagi Mahasiswa STAIAN

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Upaya Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) untuk membentuk lembaga kajian anti korupsi ditindaklanjuti Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi (STAIAN) Kabupaten Purworejo.

Perguruan tinggi dibawah naungan Pondok Pesantren (PP) An-Nawawi Berjan Purworejo ini melaunching Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kajian dan Pendidikan Anti Korupsi (KPAK). Launching disaksikan langsung Komisioner KPK Ramah Handoko, yang sekaligus digelar kegiatn bedah buku Jihad Nahdlatul Ulama Melawan Korupsi yang digelar di auditorium kampus setempat.

Menurut Ketua STAIAN Hj Ashfa Khoirun Nisa MSi melalui Puket I Sahlan MSI, pendirian unit baru di lingkungan STAIAN ini merupakan rekomendasi dari workshop anti korupsi yang digelar LPTNU yang bekerjasama dengan KPK pada pertengahan Oktober lalu.

“Dalam workshop yang diikuti para perwakilan perguruan tinggi NU se Indondesia itu, satu diantaranya merekomendasikan agar perguruan tinggi NU membuat lembaga kajian anti korupsi. Kini STAIAN berhasil mengaplikasikan,” katanya, Kamis (14/12/2017).

Lembaga ini menurut Sahlan, kedepan akan melakukan riset, kajian ataupun pendidikan anti korupsi.  “Di STAIAN sendiri nantinya juga akan membuka mata kuliah anti korupsi yang diajarkan kepada para mahasiswa.” jelasnya.(Nar)

BERITA REKOMENDASI