Penyuluhan Tiblantas di Sekolah, Pengemudi Dibawah Umur Jadi Perhatian

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Upaya menekan angka kecelakaan dan menumbuhkan budaya tertib berlalu-lintas melibatkan pengendara di bawah umur dan pelajar, sejumlah sekolah bekerjasama antara Polres  dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul mengadakan program penyuluhan di sekolah berbagai jenjang. Setelah mengadakan razia  meliputi pemeriksaan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di sekolah  kini dilangsungkan  penyuluhan dan pembinaan  juga sosialisasi perunundang – undangan menyangkut tertib berlalu-lintas di jalan raya. 

“Penekanan sosialisasi juga menyangkut untuk pengendara motor di bawah umur yang kita ketahui berkendara di jalan raya akan ditindak tegas,” kata Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gunungkidul Ipda Sunyoto, Selasa (21/1/2020). 

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu-lintas kepolisian  sudah  melakukan berbagai  program diantaranya   polisi sahabat anak untuk usia kelompok belajar sedangkan untuk usia SMP dan SMA  program Patroli Keamanan Sekolah (PKS), selain itu ada program satu sekolah dua polisi. Sedangkan untuk program lainnya yakni  mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa anak di bawah umur agar tidak mengendarai kendaraan bermotor. Data dalam dua tahun terakhir  kecelakaan  lalu-lintas melibatkan usia rentan 10-15 tahun cukup banyak. 

“Kecelakaan melibatkan pelajar di bawah umur  harus dilakukan antisipasi  agar jumlah korban kecelakaan ini bisa dicegah dan peran orang tua sangat diharapkan,” terangnya.(Bmp)

BERITA REKOMENDASI