Pilih Sekolah, Orangtua Jangan Paksakan Kemauan Anak

Ahmad Zainal Fanani mengungkapkan, saat proses pembelajaran, siswa akan mengikuti sistem pembelajaran yang nantinya diterapkan di sekolah tersebut. Jadi tidak menutup kemungkinan jika anak tidak bisa mengikuti atau menyesuaikan.  Dikhawatirkan mereka akan terpental oleh sistem yang diterapkan disekolah tersebut. Supaya hal itu tidak terjadi, orangtua maupun calon siswa baru harus bisa mengukur kemampuan mereka sendiri. Jangan sampai orangtua memaksakan anak untuk belajar tanpa mempertimbangkan keinginan mereka.

“Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan yang mengembangkan potensi akademik maupun non akademik anak. Apabila siswa punya potensi tentu dan mereka berada di lingkungan tempat akan bisa berkembang, baik akademik maupun non akademik,” ungkap Zainal.

Lebih lanjut Zainal Fanani menambahkan, kekuatan yang ada pada diri anak, merupakan kekuatan utama. Sedangkan orangtua dan guru sifatnya hanya mendorong mereka untuk berkembang. Apalagi jaman sekarang ini masalah ilmu pengetahuan bagi seorang siswa sudah tidak masalah lagi untuk mendapatkannya. Jadi dengan memilih sekolah yang lokasinya lebih dekat dengan rumah akan mendukung suksesnya anak.

“Ikuti prosedur pemerintah dalam melaksanakan PPDB. Selain itu, untuk mengetahui mengetahui kondisi anak, orangtua perlu memantau perkembangan mereka (anak) dalam proses pendidikan. Awasi pergaulannya serta berikan dukung agar program sekolah dalam mengembangkan potensi anak, bisa maksimal,” terangnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI