PKKMB Prodi Informatika Unriyo Ajak Mahasiswa Baru Hadapi New Normal

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (02/22/2020). Tak seperti biasannya, karena masih dalam masa pendemi maka kegiatan yang dahulu disebut Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) ini digelar secara virtual.

PKKMB di Unriyo sendiri berlangsung selama tiga hari, dimana hari pertama pada Senin (26/10/2020) tingkat universitas, kemudian Selasa (27/10/2020) untuk fakultas dan terakhir pada Senin (02/10/2020) bagi program studi. Untuk PKKMB Prodi Informatika kali ini mengangkat tema ‘Memperkuat Karakter Mahasiswa Informatika Yang Smart Dalam Talenta Digital di Era New Normal Menuju Merdeka Belajar Kampus Merdeka’.

Ketua Program Studi Informatika, I Wayan Ordiyasa S.Kom., M.T. mengatakan kegiatan PKKMB menurutnya sangat penting untuk mengenalkan para mahasiswa baru akan kampusnya. Dengan demikian mahasiswa akan terbiasa dengan kehidupan kampus maupun mengenal para dosen yang nantinya akan memberikan perkuliahan.

“Harapannya dapat memperkuat karakter mahasiswa informatika. Seperti tema yang diusung, agar mereka mampu menguasai menguasai logika maupun teknologi dalam menghadapi era 4.0,” jelas I Wayan Ordiyasa.

Ia mengungkapkan, PKKMB kali ini digelar secara live streaming melalui Zoom Meeting. Namun demikian ada beberapa yang tetap hadir di kampus sebagai perwakilan mahasiswa baru dengan tetap mentaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Hal tersebut terlihat dengan disediakannya alat thermogun serta handsanitizer di pintu masuk. Tak Ketinggalan dibagikan pula masker bagi para peserta yang tak membawa serta penataan posisi kursi dengan panduan physical distancing.

I Wayan Ordiyasa menjelaskan tahun ini sebanyak 53 mahasiswa baru diterima di prodi yang dipimpinnya. Puluhan mahasiswa tersebut berasal dari berbagai wilayah di tanah air mulai dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga Papua.

Mengenai sistem perkuliahan, I Wayan Ordiyasa menegaskan hingga saat ini masih menjalankan metode daring. Sedangkan beberapa mata kuliah yang memerlukan praktikum maka metode yang diterapkan yakni ‘e-learning’ dan ‘blended learning’.

“Seperti anjuran pemerintah, karena masa pandemi sehingga seluruh perkuliahan dilaksanakan daring dengan metode e-learaning juga blended learning. Yang cukup sulit praktikum, namun secara keseluruhan hal tersebut dapat dilakukan,” imbuhnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unriyo, Hamzah S.T., M.T. mengatakan pihak kampus telah membekali para dosen agar proses perkuliahan dapat tetap berjalan dengan maksimal. Dosen juga dituntut untuk kreatif sehingga perkuliahan jarak jauh tak menjemukan bagi para mahasiswa.

“Sebenarnya jauh hari telah diberikan pelatihan untuk membuat konten yang memang menarik, jadi tidak hanya dikasih materi dan tugas saja tapi juga diberikan video tutorial. Kami juga membuka forum diskusi maupun pelatihan bagi para dosen, intinya menjadikan daring menjadi interaktif,” terangnya.

PKKMB Prodi Informatika ini berlangsung sederhana. Untuk menyambut mahasiswa baru disambut dengan Tabuh Bleganjur atau drumband khas Bali yang dimainkan oleh mahasiswa baru tahun akademik 2020/202. Ada pula tari dari Kalimatan dibawakan oleh mahasiswa Prodi Informatika. (Van)

BERITA REKOMENDASI