Program ‘Full Day’, Sekolah Milih Tunggu Kepastian

SLEMAN (KRjogja.com) – Sejumlah sekolah di Kabupaten Sleman, memilih menunggu terkait wacana pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menerapkan full day school. Padahal sampai saat ini konsep pasti dari penerapan full day school itu sendiri juga belum ada.

Salah satunya diungkapkan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Prambanan Agus Dwiyono. Sampai saat ini konsep full day school masih belum ada. Apakah lima atau enam hari. Jika penerapannya secara tiba-tiba, tidak semua sekolah akan siap.

“Kalau tidak salah. Tujuan penerapan ini, agar siswa saat dirumah tidak lontang-lantung. Tapi kalau di sekolah juga tidak ada kegiatan yang menarik. Justru malam membosankan ke anak itu sendiri,” katanya, Selasa (9/8/2016).

Menurutnya jika diterapkan lima hari, kemungkinan tidak masalah. Tapi kalau enam hari. Tentu beban ke guru menjadi lebih besar. Apalagi banyak juga guru yang memiliki anak usia sekolah.
“Ini harus dikaji benar. Tapi kalau sudah menjadi keputusan pemerintah, ya kita tetap harus mengikuti,” ujarnya.

Senada diungkapkan Kepsek SMPN 3 Depok, Suhartono. Pihaknya masih menunggu instruksi dari pemerintah. Hanya saja, masih banyak yang harus difikirkan. Mulai dari makan siswa. Hingga tunjangan guru itu sendiri.

“Beban guru otomatis lebih banyak. Apalagi guru juga ada kewajiban administrasi. Untuk sekolah memang gratis. Tapi kalau untuk makan, akan dibebankan ke siapa,” jelasnya. (Awh)

 

BERITA REKOMENDASI