Program Pengabdian Kepada Masyarakat TTG UGM, Berdayakan Kreativitas Siswa SMK N 1 Sewon Selama Pandemi Covid-19

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta memberikan hibah pengabdian kepada masyarakat berbasis pemanfaatan teknologi tepat guna kepada SMK N 1 Sewon Bantul. Hibah yang diberikan berupa rangkaian kegiatan berupa penyuluhan kesehatan secara Daring tentang bahaya covid-19 dan pentingnya physical distancing pada siswa SMK N 1 Sewon.

Selain itu kegiatan lainnya berupa pengembangan kreativitas siswa dimana siswa dari jurusan Tata Busana dan Teknik Komputer Jaringan membuat design yang kemudian diproduksi hingga melatih memasarkan hasil produksi kreativitas tersebut. Hasil pemasaran dapat digunakan sebagai bantuan kesejahteraan sekolah di masa pandemi covid-19 ini.

Bahkan tim akan mematenkan hasil karya para siswa ini. Dengan ini diharapkan para siswa SMK N 1 Sewon tetap dapat kreatif meski ditengah masa pandemi Covid-19 dengan tetap mengoptimalkan pelaksanaan physical distancing.

Ketua tim pengabdian masyarakat UGM, Nia Fararid Askar SST MKeb menjelaskan kendati saat ini proses pembelajaran dilaksanakan secara daring namun bukan berarti kretivitas para siswa ikut berhenti. Para siswa tetap dapat berkreasi dan menerapkan ilmu-ilmu yang diberikan sekolah dari rumah.

“Physical distancing dan membatasi aktivitas memang harus dilaksanakan saat ini selama masa pandemi Covid-19. Walau beraktivitas di rumah namun para siswa tetap harus kreatif dan berkualitas,” kata Nia Fararid Askar saat penyerahan secara simbolis hasil pengabdian kepada masyarakat berbasis pemanfaatan teknologi tepat guna di SMK N 1 Sewon Bantul, Rabu (19/08/2020).

Nia menjelaskan dalam program ini para siswa membuat desain karya di rumah disela aktivitas belajar daring dan pemotongan bahan serta produksi dilakukan di sekolah, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selama dua bulan pengerjaan, para siswa dengan dibantu guru pengajar mampu memproduksi ratusan masker, kerudung bermasker dengan packaging berbasis Augmented Reality (AR), serta pin berbasis AR.

Saat ini program pendampingan yang dilaksanakan tengah memasuki tahapan pemasaran. Guna menjangkau pasar yang lebih luas, pejualan manfaatkan strategi pemasaran online dengan memanfaatkan situs penjualan, portal hingga blog pribadi.

“Ini juga seiring dengan tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk menjadikan SMK N 1 Sewon menjadi pionir kegiatan kewirausahaan pada siswa sekolah dengan mengoptimalkan pelaksanaan physical distancing selama masa pandemi Covid-19,” tambahnya.

Kedepan nantinya produk-produk karya siswa SMK N 1 Sewon juga akan dipatenkan. Tujuannya tak lain agar produk-produk yang dihasilkan para siswa tidak ditiru oleh pihak lain serta memberikan kekuatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas produk tersebut.

Sementara itu Kepala SMK N 1 Sewon Dra Sudaryati MPd menjelaskan pendampingan dalam pengabdian masyarakat yang dilakukan sejalan dengan program-program yang selama ini telah dilaksanakan sekolah. Hanya saya untuk masalah pemasaran memang sekolah selama ini cukup menemui kendala.

“Jadi kami bersyukur jika pendampingan juga dilakukan hingga pemasaran. Terlebih nantinya jika produk-produk para siswa telah dipatenkan, tentunya akan lebih memiliki nilai jual,” jelas Sudaryati.

Dalam penyerahan hasil pengabdian kepada masyarakat ini, secara simbolis diserahkan pula dua unit handwash portabel untuk mendukung gerakan membiasakan diri cuci tangan menggunakan sabun. Sebelumnya, telah dilaksanakan pula seminar secara online (webinar) tentang Optimalisasi Pelaksanaan Physical Distancing dan Pengembangan Kreatifitas Siswa yang diikuti para siswa dan guru SMK N 1 Sewon. (*)

BERITA REKOMENDASI