Putra Wanda, Dosen Unriyo Raih Doktor di Harbin China

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Provinsi NTB patut berbangga, memiliki pemuda yang mampu menorehkan prestasi sampai di level internasional. Dialah Putra Wanda, Doktor muda lulusan Harbin China yang berhasil mencapai level tertinggi dengan meraih gelar Doktor (Ph.D) dalam dunia akademik di usia 29 tahun 11 bulan.

Tak aneh, kampus tempatnya kuliah memberikan berbagai penghargaan kepada pemuda asal Desa Masbagik Timur Lombok Timur. Ia menyelesaikan kuliah S3 selama 3,5 tahun dengan beasiswa penuh dari CGS International.

Putra Wanda, merupakan pemuda yang berasal dari keluarga biasa di Dusun Penakak Lombok yang memulai perjalanan kuliah sarjananya di Program Studi S-1 Informatika Universitas Respati Yogyakarta dan berhasil melanjutkan S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui program beasiswa penuh.

Selama menempuh studi Doktoral ia berhasil mempublikasikan sekitar 8 artikel dan jurnal internasional bereputasi di bidangTeknologi Informasi. Bahkan, beberapa hasil penelitiannya yang bertaraf internasional dipublikasikan IEEE, Elsevier dan Springer Nature yang notabene publisher terbesar di dunia. Tidak sembarang karya bias dipublikasikan di IEEE, Springer dan Elsevier.

Beberapa artikel yang menjadi standar internet saat ini seperti 4G dan 5G berawal dari sana. Selain itu, Dr Wanda juga menjadi pemateri di beberapa konferensi internasional

Prestasi lainnya dari anak ke-3 keluarga Hj Nike dan H Satiriawan (Alm) Penakak ini juga ialah sebagai penerima Undergraduate Scholarship, Ministry of National Education, Penerima Graduate Fellowship, Directorate of Higher Education (DIKTI) penerima International Scholarship for PhD Degree, China Goverment Scholarship (CSC) dengan berbagai fasilitas yang diberikan selama studi.

Tak terhitung berbagai sertifikat dan penghargaan yang telah didapatkan di kancah nasional maupun internasional selama studi di luar negeri. Dosen muda Program Studi S1-Informatika Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) ini telah memiliki beberapa sertifikasi international bidang computer misalnya MTCNA, MTCRE, CSCU, JXTA dan beberapa sertifikat sebagai reviewer jurnal dan konferensi internasional.

“Untuk bias menjadi reviewer jurnal internasional, seseorang harus memiliki portfolio publikasi yang solid selama beberapa tahun,” kata Dr Wanda.

Dr Wanda berharap pemerintah dapat terus memberikan peluang kepada para pemuda berprestasi untuk terus mengembangkan diri. Kerjakerasnya memang layak diapresiasi dengan penghargaan, apalagi, kepercayaan yang diberikan padanya dijawab penuh tanggungjawab dan segudang prestasi membanggakan. (*)

BERITA REKOMENDASI