Rekruitmen Guru PPPK, Proses Harus Transparan

YOGYA, KRJOGJA.com – Rencana Kemendikbud untuk membuka rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guna mengisi kekurangan tenaga 700 ribu guru di seluruh Indonesia, sebetulnya cukup bagus. Meski begitu alangkah baiknya apabila pemerintah untuk serius dalam proses rekrutmen PPPK untuk kebutuhan guru tersebut. Pasalnya, hasil seleksi PPPK pada akhir 2018 lalu, masih menyisakan sejumlah persoalan karena belum semua guru mendapat surat keputusan pengangkatan.

“Sebetulnya sudah lama sejumlah pihak termasuk PGRI memberi sinyal bahwa Indonesia akan mengalami kekurangan guru. Namun pemerintah kurang cepat merespon, dengan segera menerima guru baru. Walaupun sebelumnya pernah dilakukan pengangkatan guru bantu dan honorer K1dan K2 namun di beberapa daerah masih ada K2 yang belum diangkat dengan berbagai permasalahan,” kata pengamat pendidikan sekaligus mantan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DIY, Ahmad Zainal Fanani SPd MA di Yogyakarta, Selasa (4/8/2020).

BERITA REKOMENDASI