Rekruitmen Guru PPPK, Proses Harus Transparan

Ahmad Zainal Fanani mengungkapkan, pengangkatan PPPK memang sudah saatnya dilakukan. Karena jika dicermati, kekurangan guru yang saat ini terjadi tergolong cukup banyak dan perlu segera dicarikan solusi secara cepat. Karena guru yang diangkat PNS pada tahun 1978 hingga 1984 sudah hampir habis (pensiun), terutama untuk guru SD.

“Mudah-mudahan pemerintah segera menyelesaikan sisa-sisa persoalan PPPK di tahun 2018 dengan tuntas dan memulai lagi membuka sistem PPPK baru. Sebab jika tidak kepala sekolah, khususnya sekolah negeri akan mengalami kesulitan dalam penerimaan honorer. Walaupun sekarang guru PNS yang ditempatkan di sekolah swasta sudah tidak banyak. Karena sudah ditarik untuk memenuhi kekurangan guru di sekolah negeri,”papar Zainal Fanani.

Mantan ketua PGRI DIY itu menyatakan, adanya rekrutmen tersebut dilakukan agar pemerintah memberi porsi lebih bagi mereka yang selama ini telah menjadi guru honorer. Sehingga masa kerjanya bisa dihargai, namun bagi lulusan baru tetap diberi kesempatan untuk ikut test. Tentunya semua tahapan berkaitan dengan itu harus dilakukan secara obyektif dan transparan. Konsekuensi dari itu adanya titipan-titipan dari berbagai kalangan seperti teman dekat atau pejabat harus dihindari. Semua itu penting, supaya proses penerimaan guru PPPK lebih bersih dan adil.(Ria)

BERITA REKOMENDASI