SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta Ditunjuk jadi CoE Bidang Animasi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjuk SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta menjadi Pusat Keunggulan atau Center of Excellence (CoE), Prioritas Sektor Ekonomi Kreatif di bidang Animasi tahun 2020.

Penunjukan SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta berdasarkan tingakatan keunggulan satu sekolah yang diukur dengan melihat capaian dari setiap komponen terkait dan saling mempengaruhi satu sama lain secara kumulatif yang mencerminkan status atau tingkat keunggulan suatu sekolah, mulai dari input, proses, output, outcome serta impact.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta Widi Astuti SPd menjelaskan penunjukan sekolahnya sebagai pusat keunggulan atau CoE diharapkan bisa meningkatkan dan mempercepat kapasitas guru dan pembelajaran siswa SMK. “Ini tugas berat bagi sekolah kami dalam melaksanakan program selama tiga bulan ke depan, penunjukan kami sebagai pusat keunggulan atau COE diharapkan sekolah kami ada peningkatan dan progress yang bagus dari berbagai aspek,” jelas Widi saat workshop sosialisasi dan penyusunan dokumen pembelajaran SMK Center of Excellence (CoE) di Aula SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Senin (12/10/2020).

Selain workshop sosialisasi dan penyusunan dokumen pembelajaran, kegiatan SMK yang ditunjuk menjadi pusat keunggulan atau Center of Excellence (CoE) diantaranya workshop penguatan pembelajaran dan verifikasi penjaminan mutu SMK CoE, pelaksanaan pembelajaran pada SMK CoE, serta workshop evaluasi pelaksanaan pembelajaran pada SMK CoE.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY, Didik Wardoyo menuturkan salah satu bagian dari pengembangan SMK yaitu dilihat dari sisi produktifitas sekolah, sisi adminisitrasi dan sisi psikologis. Selain itu, Didik menjelaskan rumusan bagaimana sekolah menjadi Pusat Keunggulan atau CoE diantaranya berorientasi pada ekosistem pendidikan, budaya sekolah, dan budi pekerti.

“Sekolah yang benar-benar menjadi Pusat Keunggulan atau CoE secara keseluruhan harus memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif. Komparatif itu harus berbeda (ciri khas) dari sekolah lainnya yang sifatnya positif, Kompetitif bagaimana sekolah tersebut mengikuti kegiatan lomba yang bisa unggul di beberapa kompetisi,” kata Didik, saat membuka workshop sosialisasi dan penyusunan dokumen pembeljaran SMK CoE.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY Drs Marwata HN MPd mengatakan program CoE ini merupakan program untuk pelajar SMK yang diharapkan bisa memiliki kompetensi sehingga bisa diterima Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Menurutnya, salah satu kegiatan diantaranya penyusunan kurikulum harus betul diperhatikan sehingga peserta didik bisa memiliki kompetensi yang bisa dipraktekkan.

“Potensi yang dimiliki siswa di SMK Muhiyo ini harus betul-betul menunjukkan kelasnya yang terbaik, sehingga program yang diluncurkan pemerintah itu bermanfaat dan bermakna untuk sekolah dan siswa khususnya,” ujarnya.

Selain digelar worskhop dalam tiga hari mendatang (12-15/10/2020), bantuan program tersebut juga diantaranya pembangunan gedung fisik di sisi belakang SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Bantuan program Pusat Keunggulan akan berakhir pada Desember 2020 mendatang. (*)

BERITA REKOMENDASI