SMPN 4 Prambanan Kurang Siswa

SLEMAN (KRjogja.com) –  SMPN 4 Prambanan masih kekurangan siswa baru. Dari daya tampung 64 siswa, sekolah yang berada di Desa Sambirejo Prambanan Sleman tersebut hanya mendapatkan 48 siswa. Jumlah ini ternyata sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu karena hanya mendapatkan 33 siswa baru.

"Hampir setiap tahun kita memang kekurangan siswa baru. Persoalan lokasi menjadi pertimbangan warga. Padahal segala upaya telah kami lakukan. Sampai menjemput bola," kata Kepala Sekolah SMPN 4 Prambanan Sutardi, Selasa (19/07/2016).

Menurutnya, jarak antara rumah siswa dengan sekolah rata-rata mencapai 1-3 kilometer. Akibatnya siswa yang rumahnya cukup jauh, kerap berangkat sekolah sambil mengendarai sepeda motor. Padahal usia SMP belum diperbolehkan mengendarai kendaraan motor di jalan raya, karena belum memenuhi syarat untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Kondisi ini cukup menjadi dilema bagi sekolah. Ingin melarang, tapi disini tidak ada angkutan umum. Sebagian besar pekerjaan orangtua adalah buruh, sehingga tidak dapat antar jemput anaknya ke sekolah. Jadi mereka terpaksa mengendarai sepeda motor," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sleman Arif Haryono mengaku tidak mempermasalahkan jika kuota di SMPN 4 Prambanan belum terpenuhi. Mengingat letak sekolah yang memang berada di daerah atas, sehingga banyak orangtua memilih menyekolahkan anaknya di tempat yang lebih terjangkau. (Awh)

BERITA REKOMENDASI