Survei Nenilai Bantu Pahami Budaya Perusahaan

Editor: Ary B Prass

JAKARTA, KRJogja.com) – Nenilai merupakan gerakan inisiatif 5 penggagas Indonesia sebagai penggerak awal yang terdiri Bappenas, Indika Energy, Dayalima Abisatya, Pantarei dan Stoik Trisula. Pada 2 Juli-31 Desember 2020, Nenilai survei daring 50.542 responden berusia minimum 15 tahun, sebagai proses identifikasi nilai-nilai hidup yang dianggap penting secara individual maupun bersama. Nenilai sendiri memiliki fungsi memonitor pemenuhan nilai, tingkat kebahagiaan, pemahaman atas diri sendiri, tingkat kematangan dan kedewasaan serta kualitas hidup masyarakat.

Dr Vivi Yulaswati MSc selaku Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Bappenas mengakui temuan Nenilai Indonesia ini sangat penting menjadi pertimbangan perencanaan jangka menengah hingga panjang. Karena Indonesia bervisi menjadi negara maju saat merayakan 100 tahun kemerdekaannya. “Kami kemudian memformulasikan menjadi program yang sejalan dengan tujuan dan fungsi Bappenas. Nilai-nilai ini yang kami terapkan di lingkungan kerja Kementerian PPN/Bappenas, Industri dan pribadi masing-masing masyarakat Indonesia sehingga dapat memenuhi pembangunan nasional terintegrasi,” ungkapnya.

Meike Malaon, Director Dayalima Abisaya menambahkan survei ini membantu mereka mewujudkan visi Dayalima mencetak pemimpin planet baru (Leaders of A New Planet). Perusahaan konsultan bidang transformasi organisasi dan pengembangan kepemimpinan sekaligus salah satu penggagas Nenilai tersebut, beberapa tahun terakhir merasakan banyak perbedaan dan gesekan di sebagian masyarakat.  “Membantu organisasi memahami budaya perusahaan, kami juga menanamkan nilai-nilai budaya pada setiap individu organisasi tersebut,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI