Ujian Nasional Masih Dilanjutkan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kabalitbang Kemdikbud Totok Suprayitno mengatakan tahun ini ujian nasional (UN),tahun ini tetap berjalan seperti tahun sebelumnya .

" Ujian nasional  itu diperlukan untuk mengecek prestasi siswa dibandingkan standar yg dicapai" demikian disampaikan Kabalitbang Kemdikbud Totok Suprayitno di Jakarta,Selasa (19/11 2019)

Menjawab pertanyaan wartawan soal penghapusan UN SD dan SMP ,Totok mengatakan kalau ada perkembangan akan dikasih tahu. Tetap stay in touch saja.

Dirjen GTK Kemendikbud Supriano mengatakan  belum mengetahui  wacana penghapusan UN. "Wah kalau itu saya ga tau.nTapi kan pelatihan zonasi kan basisnya dari hasil UN" tegasnya.

 

Mengenai pelatihan guru berbasis zonasi , karena sekarang ini kan sudah berjalan dan kita fokuskan kepada mata pelajaran  yang ada di UN.
" Nanti tahun depan akan kita lanjutkan kembali. Karena ini sekarang ini lagi berputar ya, . Nanti kita bisa saja cari skema lain karena yang namanya guru pembeklan  ini harus setiap saat nanti  kita dorong ke guru inti" ujarnya.

 

 

Guru inti kan sekarang ada 25 ribu guru inti. Kita harapkan satu guru inti kan 20 mengajar guru sasaran dengan harapan tahun ini bisa mengkaver 500 ribu guru yang dilatih dengan sistem 5 in 3 on.
Dan ini sudah gunakan teknologi karena ini "blended learning". Jadi gunakan teknologi learning management system. Mereka sekarang bawa laptop karena kan hasilnya diupload. 
Di daerah Lampung, perbatasan Plaembang itu mereka ada guru yag naik motor 2 jam. Mereka tertarik kumpul 20 guru mapel sama diskusi dan dari guru untuk guru ini yg sekarang terjadi mereka senang sekali dengan modelnya karena 5 kali bertemu. (ati)
 

BERITA REKOMENDASI