Ujian Nasional Tingkat SMK di Boyolali 100 Persen Berbasis Komputer

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMK yang diikuti oleh 6.725 siswa dari 42 SMK se-Boyolali yang digelar Senin hingga Kamis (25-28/3/2019), seluruhnya dilakukan dengan berbasis komputer atau UNBK. 

"Ujian SMK di Boyolali, baik negeri maupun swasta, sudah 100 persen melaksanakan UNBK," kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMK Boyolali, Kasiswo. 

Untuk memantapkan pelaksanaan UNBK, pengawasan juga dilakukan secara silang, dimana petugas pengawas berasal dari sekolah yang berbeda. Selain dua dua pengawas, tiap ruangan pelaksanaan UNBK juga diawasi oleh satu proktor dan satu teknisi untuk menjamin kelancaran sistem komputer selama pelaksanaan ujian.  

Terkait fasilitas komputer, ketersediaannya juga sudah cukup memadai. Ia mencontohkan. Di SMKN 1 Boyolali misalnya, sebanyak lima laboratorium komputet disiapkan untuk 464 siswa peserta UNBK, dimana dalam sehari dibagi dalam tiga sesi. Persiapan teknis dengan simulasi dan sinkronisasi sistem komputer ke seluruh SMK penyelenggara UNBK juga sudah dilakukan jauh hari agar tak ada kendala sistem saat pelaksanaan UNBK. 

"Para murid juga sudah diberi pembekalan materi dan uji coba selama empat kali," katanya.  

Sementara Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah, Agung Setiyarto, saat melakukan pengawasan UNBK di Boyolali memastikan, seluruh alat, perangkat dan sistem sudah siap sesuai standar pelaksanaan UNBK. Dengan demikian, ia berharap pelaksanaan UNBK kali ini bisa berlangsung lancar dan sukses sesuai tujuan, yakni untuk meningkatkan prestasi siswa. (Gal)

BERITA REKOMENDASI