Unwidha Siap Manjadi Universitas Ternama, Ini Syaratnya

KLATEN, KRJOGJA.com – Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Klaten, Dr. H. Basuki, M.M melantik 66 pejabat struktural Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten Periode 2018 – 2021 di Gedung Rektorat Lantai IV, Selasa (2/1/2018). Para pejabat baru diharapkan segera memiliki program kerja yang jelas.

Beberapa pejabat struktural yang dilantik diantaranya Rektor Prof. Dr. H Triyono, M.Pd; Wakil Rektor Bidang Akademik Drs. H Purwo Haryono M. Hum; Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Drs. H Tukiyo M.Pd; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Ir. H Darupratomo MT, serta sejumlah Dekan, Direktur, Ketua Lembaga, Sekretaris, Ketua Pusat, Ketua Progdi, dan lainnya.

"Yayasan mengucapkan selamat kepada bapak ibu yang telah dilantik menjadi pejabat struktural. Seharusnya yang melantik ini adalah pak rektor, tapi beliau berhalangan hadir karena sedang sakit," ujar Basuki.

Basuki menjelaskan, ada beberapa hal yang barangkali berbeda dengan struktur pejebat pada waktu sebelumnya. Diantaranya, pertama, banyak sekali saat ini pejabat struktural berusia muda. Kenapa muda-muda, karena lembaga ini berharap ditangan dan dipundak para pejabat muda ini mampu membawa kemajuan yang berbeda dengan yang sudah-sudah.

"Dengan jiwa muda kita tahu punya idealisme, yang diharapkan idealisme itu bisa diwujudkan di dalam pelaksanaan tugasnya," ujarnya.

Perbedaan yang kedua, lanjut Basuki, pada pejabat struktural sekarang ini tidak ada sekretaris program studi. Ketiga, yakni adanya lembaga pengembangan mahasiswa dan kerjasama. Dimana lembaga ini membawahi empat orang beserta kepalanya. Lembaga ini menjadi titik tumpu bagi kemajuan dan pengembangan kedepan.

"Oleh karena itu dengan pejabat yang masih muda ini, siapkanlah semacam program kerja yang dapat secepatnya ditunaikan, karena untuk Penmaru (penerimaan mahasiswa baru) ini, sebentar lagi ujian sekolah akan dimulai," ujarnya.

Basuki meminta kepada para pejabat struktural untuk segera saling berkoordinasi dengan program dan penganggaran yang jelas. Sebab, khusus anggaran Penmaru ini hampir dua kali lipat telah dipersiapkan. Untuk itu jika telah memiliki program yang jelas dan kapan akan dilaksanakan maka anggaran bisa dicairkan.

Perbedaan lain, kata Basuki, yakni pada penjaminan mutu dan akreditasi. Hal ini menjadi sangat penting dalam menjaga mutu dan kualitas, baik itu program studi maupun akreditasi lembaga. Basuki berharap melalui kerjasama yang selama ini sudah ditunjukkan akan mampu meningkatkan kinerja di semua lembaga yang ada.

"Ada tugas yang menjadi skala prioritas yang harus segera dilakukan, adalah terkait dengan program kerja. Pejabat struktural harus melaksanakan rapat kerja demi perkembangan kemajuan Universitas kedepan lebih baik," ujarnya.(Lia)

BERITA REKOMENDASI