Waspada! Narkoba Kini Juga Beredar di Pedesaan

BANTUL (KRjogja.com) – Benteng pelindung siswa dari ancaman narkoba tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sekolah sebagai tempat belajar. Sinergitas sekolah, keluarga dan lingkungan mutlak dibutuhkan agar barang haram itu tidak menyentuh generasi muda Indonesia. Perlu kerjasama antara stakeholder untuk mencapai tujuan itu.

"Narkoba menebar ancaman tidak sebatas di perkotaan, pedesaan sekalipun harus diwaspadai sebagai pasar peredaran narkoba," ujar Min Ops Satuan Narkoba Polres Bantul, Aiptu Erna  Mugiastuti didampingi Bripka Heni Indah disela memberi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa MTs Ma'arif Dlingo Bantul, Kamis (25/8/2016). Dalam acara itu juga diberikan sosialisasi tertib lalulintas oleh Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Bantul.  

Erna mengatakan, narkoba merupakan acaman masa depan generasi muda paling mematikan. Efek dari penyalahgunaan narkoba tidak sebatas berimbas pada aspek kesehatan.  Namun  secara ekonomi juga tidak bisa diabaikan begitu saja. "Jangan sampai menyentuh narkoba, masa depan siswa jadi taruhannya," ujar Erna. Oleh sebab itu, apapun alasannya jangan sampai narkoba menyasar siswa khususnya dan masyarakat secara umum.  

Kepala MTs Ma'arif Dlingo, Indri Astuti SPd mengatakan, sejauh ini, khususnya siswa masih belum terpengaruh narkoba. Meski begitu pihaknya tidak memungkiri ancaman lain diantaranya kebiasaan merokok dan minuman keras mesti diantisipasi. "Kami berupaya mencegah narkoba, kebiasaan merokok serta minuman keras serta kenakalan remaja. Oleh sebab itu adanya sosialiasi ini harapan kami memberikan efek positif kepada anak-anak," ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI