Wujudkan MBKM, Prodi Informatika Unriyo Gandeng 11 Mitra Kerjasama

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Program Studi (Prodi) Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) menggandeng 11 mitra kerjasama dalam mewujudkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Sebanyak 11 mitra tersebut mewakili berbagai latar belakang mulai dari dunia pendidikan, sektor usaha, industri, wirausaha hingga lembaga riset. Kerjasama tersebut diwujudkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di Grand Sarilla Hotel, Selasa (08/12/2020).

Ketua Prodi Informatika Unriyo, I Wayan Ordiyasa, S.Kom.MT menjelaskan MBKM merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dalam MBKM ini Prodi Informatika Unriyo berhasil mendapat hibah sebesar Rp 60 juta dari Kemendikbud guna mewujudkan proses mandiri belajar bagi mahasiswa sebagaimana yang digagas Menteri Nadiem Makarim.

“Ini adalah program yang sebenarnya diamanatkan oleh Kemendikbud dalam bentuk hibah. Prodi Informatika Unriyo berhasil meraih hibah dan kami harus melaksanakan amanah pendidikan tersebut,” jelas Wayan Ordiyasa disela penandatanganan nota kesepahaman.

Ia menyatakan program MBKM utamanya melatih mahasiswa untuk terjun di luar kampus, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan ilmu berupa teori saja namun juga praktik di tengah masyarakat maupun di dunia kerja. Dengan demikian mahasiswa mendapatkan tambahan ilmu yang mana itu tidak seluruhnya diperoleh di bangku perkuliahan.

Dalam program pendidikan kemitraan ini, mahasiswa nantinya akan melaksanakan kegiatan selama satu semester. Kegiatan selama enam bulan tersebut setara dengan mahasiswa menempuh sebanyak 20 SKS seperti dalam pendidikan formal di kampus.

“Dalam pelaksanaan nantinya mahasiswa akan ditempatkan di sektor terkait dengan ilmu yang telah mereka pelajari. Jadi ilmu yang telah diperoleh di kampus akan diterapkan dalam bidang-bidang sektor dimana mahasiswa mengikuti program ini,” ujarnya.

Peserta didik yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa semester 7. Program ini akan mulai dilaksanakan pada semester genap tahun 2020/2021 tepatnya pada bulan Februari mendatang.

Sebanyak 11 mitra kerjasama Prodi
Informatika Unriyo yersebut masing-masing MTsN 5 Bantul, PT PICSI, PT Air Media Persada, Viva Indo Corp, STBA LIA, Pusat Studi TIK. Ada pula Pusat Kajian Kelanjutusiaan RECAST, Prodi Akuntansi Unriyo, Prodi Sastra Inggris Unriyo, Prodi Hubungan Internasional Unriyo serta Prodi Ilmu Komunikasi Unriyo.

Kepala MTsN 5 Bantul, Drs Tavif Raharja mengatakan dengan adanya kerjasama ini diharapkan para mahasiswa akan turut memajukan madrasah yang dipimpinnya. Sehingga nantinya akan terjalin hubungan yang saling menguntungkan antara madrasah dan pihak kampus dengan keberadaan mahasiswa dalam program ini.

“Program ini sangat bagus bagi pengembangan madrasah. Harapannya madrasah akan lebih maju lagi dan kerjasama seperti ini bisa terus berlanjut sehingga saling menguntungkan,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Viva Indo Corp, Fajar Yusran Zebua, S.Kom, MM menyambut baik kerjasama ini. Ia mengaku perusahaan yang dipimpinnya membutuhkan pemikiran-pemikiran inovatif dari generasi muda untuk menghadapi dunia bisnis yang terus berkembang.

“Pelaku usaha sangat membutuhkan kerjasama dari institusi pendidikan, karena secara fisik memang dunia pendidikan ini terus berkembang, itu artinya kami di usaha juga harus mengikuti perkembangan tersebut. Era sekarang ini yang dibutuhkan tidak hanya sekedar keilmuan saja, tetapi kemampuan bisnis itu perlu sekali sehingga kerjasama antara institusi pendidikan dengan pelaku usaha sangat dibutuhkan,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI