XL Future Leader Ditantang Selesaikan Masalah Sosial

YOGYA (KRjogja.com) – PT XL Axiata Tbk (XL) melalui program XL Future Leader (XLFL) meluncurkan program baru bernama 'Social Innovation Challenge 2016'. Program ini menantang mahasiswa peserta XLFL untuk menerapkan ilmu yang selama ini didapatkan dari materi komprehensif dan mentoring selama dua tahun penuh.

"Setelah digembleng dengan semua materi yang tersaji komprehensif serta mentoring yang intensif, maka pada tahun kedua, sebelum menyelesaikan proram, peserta XLFL  berkewajiban melakukan sesuatu untuk Indonesia dengan semua ilmu yang didapatnya," kata Chief of Corporate Affairs Officer XL Axiata, Eka Bramantya Danuwirna didampingi Anita Avianty – Senior Manager CSR and Communication Services kepada wartawan di UC UGM, Selasa (24/05/2016).

Tahun ini program mengambil tema 'Solusi digital menghadapi tantangan sosial' . Ada sekitar 145 mahasiswa yang tergabung dalam XLFL Global Thinking Batch yang dibagi dalam kelompok 3-5 orang untuk setiap grup.  "Setiap tim dituntut untuk melakukan riset langsung dan turun kemasyarakat, berinteraski memahami permasalahan yang ada dan menganalisanya. Selanjutnya mereka dituntuk untuk melihat peluang dan inovasi dalam bentuk solusi digital," kata Eka Bramantya yang juga menjelaskan dibukanya program XL Future Leader Batch 5.

Obyek yang menjadi target misi mereka adalah panti asuhan, panti jompo, juga lembaga difabel, termasuk guru, nelayan, petani, wanita dan anak-anak. Selain itu juga untuk mengatasi problem antaralain kelestarian lingkungan, proyek air bersih, energi terbarukan, seni, budaya, dan pariwisata lokal.

Sejauh ini, proposal proyek yang sudah diajukan oleh mahasiswa XLFL antaralain mengembangkan platform cerita anak dan aktivasi ibu di Yogyakarta, paltform crowd funding khusus kegiatan sosial di Semarang dan sekitarnya, mengembangkan Augmentend Reality Technology untuk berbagai museum yang sepi pengunjung di Yogya serta mengembangkan desa batik dan ecotourism. (Apw)

BERITA REKOMENDASI