Dosen Prodi Akuntansi UMBY Sosialisasikan PPh Final UMKM Kepada Pelaku Usaha

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pajak selama ini masih dianggap sebagai urusan yang rumit dan menyusahkan. Padahal saat ini pemerintah sudah memberikan kemudahan dalam berbagai hal kepada pelaku UMKM terkait pajak. Kemudahan tersebut berbentuk tarif yang rendah, cara penghitungan, pelunasan dan pelaporan yang mudah.

Hal ini dikemas dalam peluncuran Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 dimana tarif PPh atas UMKM adalah sebesar 0,5% dari peredaran bruto tiap bulannya terhitung sejak 1 Juli 2018. Tarif istimewa ini berlaku atas penghasilan dari usaha yang jumlah omzetnya tidak melebihi Rp4,8 miliar selama satu tahun.

Disamping untuk mendorong pengembangan usaha pelaku UMKM, kebijakan perpajakan ini juga bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam kegiatan ekonomi formal serta memberikan kemudahan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan. Tidak semua pelaku UMKM memahami tentang hal tersebut, kondisi inilah yang mendorong dosen Prodi Akuntansi UMBY untuk melakukan sosialisasi PPh Final UMKM.

Ketiga dosen tersebuta dalah Rochmad BayuUtomo, SE., M.Si., Ak, CA, Endang Sri Utami SE., M. Si., Ak., CA dan Ika Wulandari, SE., MM. Sasaran sosialisasi adalah 10 pelaku UMK di sepanjang JalanWates km 7 yang mempunyai berbagai macam usaha seperti pedagang jus, gorengan, toko kelontong, burjo, pedagang angkringan maupun pedagang bakso.

Selama sosialisasi sebagian besar pelaku usaha belum memahami dan mengetahui tentang PPh Final UMKM, dimana pajak yang mereka kenal masih terbatas pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). “Pembayaran PPh Final UMKM saat ini belum berkontribusi tinggi terhadap total penerimaan PPh yang dibayar sendirioleh wajib pajak, sehingga dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan mengubah pola piker masyarakat yang saat ini masih takut terhadap perpajakan,” kata Rochmad Bayu Utomo, Kamis (16/09/2021).

Kegiatan dilaksanakan selama empat hari dengan mendatangi satu persatu pelaku UMKM dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan. Materi yang disampaikan adalah mengenai PPh Final UMKM, pembuatan NPWP, kode billing, penghitungan peredaran bruto dan tata cara pembayaran pajak. Kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dari para pelaku UMK. (*)

BERITA REKOMENDASI